Agung Kurniawan
Jurnalis

Asisten Editor Otomotif Kompas.com

kolom

Cerita Sulitnya Nissan Jualan Mobil Listrik di Jepang

Kompas.com - 28/07/2022, 09:42 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Menurut Isao, Jepang menggelontorkan insentif berupa subsidi pebelian mobil listrik sekitar 10.000 dollar AS per unit. Faktanya, meskipun insentif bisa membantu mendongkrak penjualan mobil listrik, tetapi tidak berlaku di Jepang sekalipun.

Keempat, model mobil listrik yang pas untuk pasar yang tepat.

Baca juga: Dipakai Harian, Seberapa Hemat Konsumsi Listrik Nissan Leaf?

Nissan sendiri sudah mulai jualan Leaf generasi kedua di Indonesia sejak Agustus 2021 lewat mekanisme spot order alias inden dahulu. Data Gaikindo mencatat, sepanjang 2021 saja Nissan baru berhasil menjual Leaf secara wholesale 42 unit saja.

Isao melanjutkan, keempat faktor ini akan mampu mendorong percepatan penjualan mobil listrik pada suatu negara. Kesuksesan juga sangat tergantung dari kecepatan masing-masing faktor bisa punya pengaruh besar terhadap minat beli konsumen.

Dengan menghadirkan berbagai pilhan teknologi, mulai dari hybrid, PHEV, BEV, hingga hydrogen fuel cell, maka akan menciptakan opsi lebih beragam bagi masyarakat. Pilihan model yang dijual pada segmen jenis kendaraan tertentu juga jadi pengaruh.

“Jangan pernah lupakan, pada akhirnya konsumen lah yang akan memilih (mobil listrik),” ucap Isao.

Penjualan global Nissan Leaf sejak peluncuran perdana sekitar 577.000 unit. Porsi pasar terbesar Leaf justru terdapat di Eropa dengan sumbangan 208.000 unit, kemudian disusul 165.000 unit di AS, dan terakhir 157.000 unit di Jepang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.