3 Musuh Utama Cat Mobil jikalau Parkir di Tempat Terbuka

Kompas.com - 30/06/2022, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memilik mobil dengan bodi yang bersih dan cat mengilap tentu menjadi idaman setiap pemilik kendaraan. Namun, impian tersebut bisa sirna jika sering kali parkir di tempat terbuka.

Saat memarkir mobil di tempat terbuka, tinggi risikonya bodi mobil terkena sesuatu yang dapat mengotori cat. Sedikitnya, ada tiga faktor yang menjadi musuh utama karena dapat menyebabkan kerusakan serius pada cat mobil:

Baca juga: Tips Merawat Cat Mobil, Jangan Sering Parkir di Tempat Lembab

1. Getah Pohon

Banyak pemilik mobil yang memilih untuk memarkir kendaraannya di bawah pohon karena teduh dan tidak terkena matahari langsung. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa ada risiko mobil terkena getah pohon.

Memoles kendaraan untuk membersihkan noda seperti getah pohon cukup mudahSetyo Adi/Otomania Memoles kendaraan untuk membersihkan noda seperti getah pohon cukup mudah

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, getah pohon bisa bersifat merusak cat jika sampai menempel pada bodi mobil. Pada jenis pohon tertentu getah pohon bahkan tidak bisa dihilangkan meski sudah dipoles akan tetap meninggalkan bekas.

“Beberapa jenis pohon yang getahnya itu sangat jahat, kalau sudah menempel bisa masuk sampai ke pori-pori. Meskipun sudah dipoles tetap saja masih ada bekasnya,” ujar Suparna, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Cara Menjaga Cat Mobil agar Tidak Belang

2 Kotoran Burung

Tidak kalah berbahayanya dengan getah pohon, kotoran burung juga dapat merusak cat mobil. Pada kondisi tertentu, bekas kotoran burung akan sulit untuk dihilangkan dan meninggalkan bekas.

Kotoran burung sangat berbahaya untuk cat mobil jika dibiarkan mengering. Donny Apriliananda Kotoran burung sangat berbahaya untuk cat mobil jika dibiarkan mengering.

“Selain getah pohon, kotoran burung juga bisa menyebabkan kerusakan pada cat mobil. Mungkin ada kandungan (zat) apa pada kotorannya,” kata Suparna.

3. Sinar Matahari

Panasnya sengatan matahari dapat membuat cat mobil perlahan menjadi pudar atau buram. Biasanya, hal tersebut terjadi jika mobil dibiarkan terparkir di bawah sengatan matahari secara langsung dan terus menerus.

Mobil-mobil yang dibawa warga penghuni Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, diparkir di pinggir jalan, Jumat (29/4/2016).Nursita Sari Mobil-mobil yang dibawa warga penghuni Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, diparkir di pinggir jalan, Jumat (29/4/2016).

Raymundus Arief, Marketing Manager Scuto Indonesia, menyarankan, untuk menghindari efek tersebut, sebaiknya mobil harus diparkir di tempat yang rindang agar tidak terkena sinar matahari langsung

“Di samping itu, penting juga untuk memberikan coating agar lapisan cat lebih tahan dengan efek panas matahari,” ujar Ray.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.