Saat Diler Mobil di Jabar Galau, Permintaan Tinggi tapi Tidak Ada Stok

Kompas.com - 26/06/2022, 20:18 WIB
Penulis Reni Susanti
|

 

 

BANDUNG, KOMPAS.com - Sulitnya mendapat semi konduktor berpengaruh besar pada produksi kendaraan di Indonesia. Padahal saat ini, pasar otomotif tengah menggeliat pasca-terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Direktur Honda Bandung Center (HBC) Iwan Tjandradinata mengatakan, saat ini, persoalan langkanya semi konduktor sebagai sparepart penting dalam kendaraan masih menjadi kendala besar.

Baca juga: Sedang Diminati, Layanan Bengkel Spesialis dari Rumah ke Rumah

Hal ini salah satunya dikarenakan lockdown-nya China akibat pandemi Covid-19 hingga perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Sedangkan permintaan semi konduktor begitu tinggi. Bukan hanya dari perusahaan otomotif, tapi laptop, hingga gadget pun membutuhkan elemen tersebut.

"Kondisi ini berimas besar pada produksi dan stok mobil," ujar Iwan kepada Kompas.com, belum lama ini.

Di sisi lain, pasar sedang bergairah. Pembelian masyarakat tinggi diiringi dengan peluncuran beberapa produk baru.

Sayangnya, tingginya pasar tidak berbanding lurus dengan ketersediaan kendaraan. Akibatnya terjadi inden yang cukup panjang. Hal inilah yang membuat pengusaha diler galau.

"Di kami yang indennya cukup panjang ada All New HRV, terutama yang warna khaki. Sampai ada pergeseran waktu kirim," ucap Iwan.

Padahal bila produksi tidak terganggu, tahun ini adalah saat-saat menggembirakan setelah dunia otomotif terpukul Covid-19.

Hal serupa disampaikan Moch Rochayat, Sales Supervisor Auto2000 Pasteur. Ia mengaku sedih dan galau melihat stok beberapa kendaraan kosong akibat persoalan semi konduktor.

"Yang mau beli ada tapi barangnya ga ada," tutur dia.

Baca juga: Link Live Streaming MotoGP Belanda, Balapan Dimulai Pukul 19.00 WIB

Contohnya Innova dan Alphard. Saat konsumen berdatangan ingin membeli kedua jenis mobil ini, pihaknya tidak bisa menjanjikan dapat cepat.

Apalagi untuk mobil-mobil built up. "Susah barangnya," tutup dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.