Kompas.com - 15/06/2022, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Stall test merupakan cara alternatif untuk mengecek kondisi transmisi matik pada mobil. Jika biasanya pengecekan transmisi melibatkan tenaga ahli yang kompeten dan segala perlengkapannya, dengan stall test maka siapa saja bisa melakukannya dari rumah.

Kendati cara ini cukup efektif dan banyak dilakukan oleh beberapa orang, rupanya stall test memiliki kekurangan yang bisa merugikan kendaraan itu sendiri.

Pasalnya stall test memang merupakan wujud pengujian terhadap transmisi ketika mendapat beban yang berat. Jadi, kendaraan bakal direm maksimal lalu pedal gas akan diinjak secara maksimal selama 30 detik tidak lebih.

Baca juga: Begini Trik Aman Parkir Mobil Transmisi Matik di Lahan Miring

Melakukan pengereman dengan menggunakan kaki kiri pada mobil matik dapat menimbulkan missed feeling.Foto: Peugeot Melakukan pengereman dengan menggunakan kaki kiri pada mobil matik dapat menimbulkan missed feeling.

Cara tersebut terbukti bisa membuktikan apakah transmisi matik khususnya AT, sudah bermasalah atau belum. Sebenarnya ini adalah cara yang cukup sederhana dan sangat berguna.

Sayangnya, cara tersebut diklaim tidak aman. Sehingga, Anda perlu berpikir ulang untuk melakukan stall test pada kendaraan tersebut.

Pemilik Worner Matic spesialis transmisi matik Hermas Efendi Prabowo menyampaikan kepada Kompas.com bahwa dia tidak pernah menyarankan untuk melakukan stall test. Menurut dia, cara itu bisa membuat komponen transmisi mengalami kerusakan.

Baca juga: Pengemudi Pemula, Jangan Pindah Tuas Transmisi Matik ke N di Turunan

Transmisi CVT Mitsubishi Xpander Cross 2021KOMPAS.com/ADITYO WISNU Transmisi CVT Mitsubishi Xpander Cross 2021

“Stall test, itu jika tidak dilakukan dengan tepat malah merusak. Soalnya, kan itu ada ketentuan stall test hanya boleh dilakukan sekian detik saja? Misal setiap calon pembeli melakukan stall test pada mobil tersebut, bayangkan tuh! Maka dari itu saya tidak menyarankan,” ucap Hermas belum lama ini.

Berangkat dari anggapan itu lah, Hermas menuturkan bahwa sebaiknya stall test tidak dilakukan, apalagi dijadikan sebagai metode pengecekan mobil matik bekas.

Dia juga mengatakan, dengan mendatangi bengkel yang memang kompeten, segala kerusakan dan ketahanan transmisi bisa dideteksi dengan presisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.