Kompas.com - 24/05/2022, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika bicara soal pikap kabin ganda atau double cabin, ada dua produk yang saling bersaing di pasaran, yakni Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton.

Melihat bagian eksteriornya, Hilux baru yang diluncurkan pada 2020 ini punya tampilan yang lebih sederhana. Tetapi, ubahan di bagian depan seperti grille dan lampu baru cukup signifikan, memberi tampilan yang lebih segar.

Sedangkan Hilux yang diluncurkan sejak 2019, sebenarnya punya desain yang lebih modern. Bisa terlihat dari tampilan yang mengotak dengan sudut-sudut tajam, apalagi bagian lampunya terpisah atas dan bawah.

Baca juga: Ajak Toyota Hilux ke Medan Off Road, Selamat berkat Locker Belakang

Ruang Mesin Toyota Hilux FaceliftKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Ruang Mesin Toyota Hilux Facelift

Masuk ke bagian kabin, Hilux menawarkan tampilan yang lebih menarik dengan desain dashboard yang menumpuk. Sedangkan Triton, dashboard yang digunakan lebih sederhana, tidak macam-macam.

Salah satu pertimbangan ketika ingin membeli double cabin adalah dari sektor performanya. Mengingat fungsi utama dari pikap kabin ganda adalah sebagai kendaraan kerja dengan kemampuan off road yang mumpuni.

Membahas mesin Hilux, Toyota Indonesia masih mengandalkan mesin diesel dengan kode 2GD FTV dengan isi silinder 2.393 cc atau dibulatkan jadi 2.400 cc.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Kebiasaan Bensin Minim Bikin Fuel Pump Rentan Rusak?

Test Drive Mitsubishi TritonKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test Drive Mitsubishi Triton

Mesin yang sudah dibubuhi turbo ini menghasilkan tenaga 149,6 PS atau setara 147,5 TK di 3.400 rpm dan torsi 400 Nm 1.600 rpm sampai 2.000 rpm. Tenaga dan torsi ini dialirkan ke roda belakang ataupun ke semua roda (4x4) lewat transmisi otomatis 6 percepatan.

Sedangkan Triton, menggunakan mesin diesel turbo dengan kode 4N15 MIVEC 2.442 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 181 PS atau 178,5 TK di 3.500 rpm dan torsi 430 Nm di 2.500 rpm.

Di atas kertas, tanaga dan torsi Triton memang lebih besar. Namun, tenaga dan torsi Hilux bisa diraih di putaran mesin (rpm) yang lebih rendah.

Mengingat jika mobil ingin dipakai kerja di off road, paling penting adalah bisa menggunakan tenaga dan torsi tadi dengan maksimal. Sehingga tidak ada tenaga yang terbuang sia-sia selama dikemudikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.