Ajak Toyota Hilux ke Medan Off Road, Selamat berkat Locker Belakang

Kompas.com - 11/03/2022, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comPikap kabin ganda Hilux merupakan salah satu andalan Toyota Indonesia untuk kendaraan komersial. Biasanya, model double cabin seperti Hilux kerap digunakan di area-area tambang maupun perkebunan.

Oleh karena itu, Hilux harus memiliki kemampuan yang baik melibas jalanan off road. Mengingat untuk area tambang dan perkebunan, biasanya didominasi dengan jalan tanah, bahkan lumpur ketika diguyur hujan.

Untuk mencoba langsung bagaimana sensasi Toyota Hilux di habitat aslinya, redaksi Kompas.com mengetes kemampuannya di daerah Pagedangan, BSD, Tangerang. Perlu diketahui, unit yang redaksi gunakan adalah Hilux tipe V standar, artinya ban yang digunakan masih model All Terrain (A/T).

Baca juga: Ulik Desain Eksterior Toyota Hilux, Kental Gaya Amerika


Memang seharusnya ketika mau bermain off road, sebaiknya ban diganti dengan model mud/terrain (M/T) agar mendapatkan traksi ke tanah lebih baik. Namun, untuk percobaan kali ini, redaksi ingin mengetahui kemampuan Hilux dalam kondisi standar.

Ketika masuk ke area trek off road Pagedangan, posisi kenop pilihan roda penggerak langsung diputar ke L4 atau 4x4 dengan rasio gigi yang rendah. Mengapa tidak ke H4, karena memang tidak mencari kecepatan dan langsung saja memakai rasio gigi rendah.

Kondisi trek adalah tanah merah yang habis diguyur hujan, sehingga sangat licin. Walaupun begitu, dengan mudah Hilux melewati jalanan yang berlubang, walaupun sedikit mengalami selip pada roda.

Baca juga: Bos Prestige Enggan Berkomentar Soal Pembelian Mobil Mewah Indra Kenz

Toyota Hilux FaceliftKOMPAS.com/ADITYO WISNU Toyota Hilux Facelift

Selain itu, redaksi juga mencoba Hilux menaklukan tanjakan dengan sudut kemiringan sekitar 25 derajat. Redaksi melakukan ancang-ancang cukup jauh demi mendapatkan momentum yang tepat, sehingga tanjakan dengan mudah dilewati.

Masalah yang ditemui ketika melibas tanjakan adalah wheelbase Hilux yang panjang, yakni sekitar 3 meter. Efeknya, bagian tengah bodi ini sering mengenai tanah atau gasruk, untung saja ada foot step yang mampu melindunginya.

Kemudian, kami juga mencoba untuk menuruni turunan yang terjal tadi. Posisi gigi ada pada ‘S’ dan dipasang ke posisi satu sambil meluncur ke bawah. Walaupun tidak ada Hill Descent Control, engine brake dari mesin 2GD-FTV ini juga sudah cukup baik menahan lajunya.

Baca juga: H-7 Balapan MotoGP, Persiapan di Mandalika Diklaim Sudah Final

Toyota Hilux FaceliftKOMPAS.com/ADITYO WISNU Toyota Hilux Facelift

Berikutnya, Hilux coba diajak bermain air di genangan yang cukup dalam. Sayangnya ketika sudah berada di tengah kubangan, momentum Hilux terhenti karena gardan depan yang mentok ke tanah, sehingga mobil tersangkut.

Kami pun mencoba keluar dengan cara mundur, namun masih kesulitan. Baru teringat kalau Hilux memiliki locker belakang, sehingga langsung diaktifkan sambil menekan gas dalam-dalam berharap bisa terbebas dari jebakan.

Locker belakang berfungsi mengalirkan tenaga yang sama ke dua roda yang ada di belakang. Fitur ini sangat berguna apalagi saat salah satu roda belakang kehilangan traksi saat main off road.

Ketika locker sudah aktif, otomatis roda yang mendapatkan traksi ke tanah bisa mendorong kendaraan, sehingga bisa keluar dari rintangan. Bisa dibilang fitur yang ada ini sangat bermanfaat, apalagi jika dibawa ke tempat kerja dengan kondisi jalanan bukan aspal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.