Kompas.com - 18/05/2022, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil nasional pada April 2022 atau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443, mengalami penurunan 15,9 persen.

Data tersebut diperoleh dari perbandingan penjualan pabrik ke diler alias wholesales secara bulanan, yakni per-April yang sebesar 82.877 unit dari Maret sebanyak 98.544 unit.

Sementara penjualan ritel (dari diler ke konsumen) di periode sama turun 9,3 persen menjadi 81.615 unit. Sebelumnya, total penjualan pada Maret bisa mencapai 89.965 unit.

Baca juga: Segini Biaya Bikin Satu Bus Besar di Indonesia

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

Namun, torehan tersebut masih lebih baik ketimbang periode yang sama di tahun sebelumnya. Saat itu, wholesales hanya mencapai 78.908 unit saja sementara penjualan ritel 79.499 unit.

Pihak asosiasi sebelumnya sudah memprediksi hal tersebut lantaran pada bulan puasa aktivitas produksi dan diler terbatas. Meski memang di awal bulan terdapat pameran otomotif Indonesia International Motor Show.

Berdasarkan hasil ini pula, terasa kebutuhan pembelian mobil baru untuk mudik yang mulai diizinkan tahun ini belum signifikan dalam membantu mendongkrak penjualan kendaraan baru.

"Indikasi penurunan penjualannya, hari kerja yang lebih pendek karena banyak libur (cuti bersama)," kata Sekertaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara.

Baca juga: 2,15 Juta Kendaraan Mudik Keluar Jabodetabek, Lonjakan ke Arah Merak

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

Dalam kesempatan sama, ia juga menjelaskan pengurangan hari kerja pasti berdampak pada penjualan. Hal ini wajar dan selalu terjadi setiap tahun, di mana akan terjadi peningkatan, lalu penurunan setelahnya stabil.

“Pasti kebanyakan konsumen menghabiskan uang pada saat Lebaran atau awal Ramadhan (Maret 2022), agar pada saat Lebaran sudah memakai mobil baru. Sehabis Lebaran jeda dulu,” kata dia.

Sebelumnya, Gaikindo mencatat penjualan pada Maret 2022 berhasil mencetak rekor tertinggi selama pandemi Covid-19 dan hampir mencapai level normal.

Kala itu, wholesales meningkat sebesar 21,3 persen secara bulanan menjadi 98.524 unit. Sementara penjualan ritel melejit sampai 89.811 unit, naik 28,3 persen dari Februari 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.