Kompas.com - 07/05/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakorlantas Irjen Pol Firman Santyabudi mengimbau agar para pemudik yang terdampak arus balik one way dan ganjil genap Lebaran 2022 tidak menunggu di pintu gerbang tol hingga diputuskan kebijakan jalan dua arah.

Pasalnya, seluruh diskresi yang dipilih pihak kepolisian sangat situasional. Bisa jadi one way gerbang Tol Kalikangkung Semarang ke arah Jakarta diterapkan secara terus-menerus sebagai antisipasi kemacetan parah.

"Tidak perlu menunggu di pintu tol, one way bisa saja terus 24 jam," kata Firman, seperti dilansir Antara, Jumat (6/5/2022).

Baca juga: Persiapan Arus Balik, Ini Daftar Tarif Tol Bandung-Jakarta

Kendaraan yang melintas di kilometer 62 tol Jakarta-Cikampek, Jumat (6/5/2022) pukul 14.30 WIB.KOMPAS.COM/FARIDA Kendaraan yang melintas di kilometer 62 tol Jakarta-Cikampek, Jumat (6/5/2022) pukul 14.30 WIB.

Menurut dia, dengan penerapan kebijakan one way berdasarkan kondisi di lapangan maka sebaiknya masyarakat yang menuju arah sebaliknya tidak menunggu di depan pintu tol.

Firman pun meminta masyarakat memanfaatkan di jalur non-tol untuk melanjutkan perjalanan pada sore hingga malam hari saat masyarakat lokal sudah mulai beristirahat.

Adapun pemberlakuan sistem satu arah dari Tol Kalikangkung menuju ke Jakarta sudah sesuai jadwal. Pemberlakuan satu arah sendiri akan dilaksanakan selama 6-8 Mei 2022.

Sebelumnya diketahui bahwa rekayasa sistem one way dari tol Kalikangkung menuju arah Jakarta sudah diberlakukan sekitar pukul 13.57 WIB.

Baca juga: Daftar Tol Dalam Kota Arah Cikampek yang Ditutup Imbas One Way Arus Balik

Pantauan lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek UtamaDOK. JASA MARGA Pantauan lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama

Pembukaan jalur satu arah ditandai dengan pengibaran bendera oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kini, Korlantas Polri sudah memberlakukan dua jalur atau contraflow guna memecah kepadatan kendaraan. Diharapkan dengan rekayasa ini, arus lalu lintas menjadi lancar dan aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.