Penonton MotoGP Sudah Vaksin Dosis Kedua Tak Perlu PCR dan Antigen

Kompas.com - 08/03/2022, 07:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penonton MotoGP Mandalika yang sudah melakukan vaksinasi sebanyak dua kali (dosis kedua) tidak diwajibkan untuk melakukan tes PCR ataupun antigen.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto. Airlangga mengatakan, ketentuan itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo setelah melakukan rapat evaluasi PPKM pada, Senin (7/3/2022).

“Untuk penonton di Mandalika MotoGP yang sudah dua kali vaksin tidak perlu tes PCR maupun antigen,” ucap Airlangga, dikutip dari Kompas.com, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Sebelum ke Mandalika, Para Pebalap MotoGP Bertemu Jokowi di Jakarta

Keputusan tersebut diambil dengan alasan tingkat vaksinasi dosis kedua di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mencapai 70,6 persen. Sementara, untuk realisasi vaksinasi dosis pertama telah mencapai 92,5 persen.

Keluh kesah penonton World Superbike (WorldSBK) yang datang langsung ke Sirkuit MandalikaKompas.com/Donny Keluh kesah penonton World Superbike (WorldSBK) yang datang langsung ke Sirkuit Mandalika

“NTB saat ini berada di level 1 PPKM,” kata Airlangga.

Sebelumnya, tes PCR dan antigen merupakan salah satu syarat untuk penonton bisa menyaksikan ajang MotoGP Mandalika.

Baca juga: Kemenperin Bilang Industri Minta Zero ODOL Ditunda Sampai 2025

Penonton diwajibkan memiliki keterangan tes PCR dengan hasil negatif 2x24 jam atau antigen 1x24 jam serta menggunakan aplikasi Peduli Lindungi saat hendak menaiki shuttle bus menuju sirkuit.

Adapun ajang MotoGP Mandalika sendiri rencananya akan digelar pada 18-20 Maret 2022. Gelaran tersebut sekaligus menjadi balapan kedua untuk para rider di MotoGP musim 2022 setelah MotoGP Qatar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.