Kompas.com - 13/01/2022, 18:51 WIB
Dashboard All New Honda City DOK. HPMDashboard All New Honda City

 

JAKARTA, KOMPAS.COM – Kenyamanan berkendara menjadi salah satu unsur penting saat mengemudikan mobil. Setir mobil yang berat menjadi salah satu penyebab mengemudi tidak nyaman.

Penyebab setir mobil berat dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Bahkan, gejalanya juga berbeda. Oleh karena itu, cara mengatasi setir berat akan berbeda tergantung penyebabnya.

“Setir berat, pertama cek ban, apakah tekanan anginnya kurang dan periksa minyak power steering, apakah berkurang,” kata Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi baru-baru ini pada Kompas.com.

Baca juga: Begini Cara Benar Merawat Motor Koleksi

Meskipun posisi ban jauh dari setir mobil, namun ban masih satu sistem yang sama. Power steering adalah elemen penghubung kedua komponen ini.

Maka dari itu, saat ban alami sesuatu akan berpengaruh pada kemudi mobil. Ban yang kurang angin menyebabkan tapak ban yang menempel ke jalan semakin lebar.

Saat itu pula power steering jadi lebih berat karena sulit dikontrol. Untuk menghindari permasalahan ini, periksalah tekanan angin ban secara berkala. Jika kurang, tambahkan angin sesuai dengan tekanan yang dianjurkan.

Dashboard Mitsubishi Xpander Cross 2021KOMPAS.com/ADITYO WISNU Dashboard Mitsubishi Xpander Cross 2021

Kemudian sumber permasalahan setir berat selanjutnya adalah sistem power steering. Padahal fungsi power steering untuk memutar setir dan menggerakan roda depan dengan mudah.

Jika komponen ini bermasalah membuat setir mobil kaku atau berat. Terutama power steering yang masih menggunakan fluida. Biasanya jika minyak power steering kurang, setir mobil mengeluarkan bunyi abnormal.

Timbul bunyi kasar saat digunakan, terutama saat dibelokan. Oleh sebab itu, pemilik mobil tidak boleh malas mengganti oli power steering dengan oli berkualitas untuk menjaga performa setir mobil.

Baca juga: Jangan Panik, Lakukan Ini bila Rem Mobil Blong

Bagi power steering yang tidak menggunakan fluida, biasanya menggunakan Electric Power Steering (EPS). EPS yang bermasalah juga akan mempengaruhi fungsi setir mobil.

Karena mengambil sumber kekuatan dari aki, maka bila tegangan aki berkurang akan menyebabkan setir berat.

“Untuk mencegah terjadinya setir mobil berat, rutin periksa tekanan ban, periksa minyak power steering dan kondisi aki,” tutup Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.