Bos Yamaha MotoGP Ungkap Insiden di Balik Pemecatan Vinales

Kompas.com - 14/12/2021, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - MotoGP 2021 menjadi musim yang akan sangat dikenang para pencinta balap motor. Salah satunya adalah karena kasus yang terjadi antara Maverick Vinales dengan Yamaha.

Vinales bergabung dengan Yamaha sejak musim 2017. Selama lima musim tersebut, Vinales hanya meraih 24 podium dengan delapan kemenangan di antaranya.

Mengaku frustrasi atas hasil buruk yang didapatnya belakangan ini, Vinales pun melakukan suatu tindakan yang dianggap oleh Yamaha membahayakan.

Baca juga: Vinales Bilang Sudah Bertaruh dengan Baik Bersama Aprilia

Saat MotoGP Styria, Vinales mengegas motornya dengan cara yang tak lazim. Menurut Yamaha, tindakan tersebut dapat merusak motor dan berpotensi membuat mesin jebol hingga menumpahkan oli, yang dapat mencelakai pebalap lain.

Maverick Vinales diduga mengendarai YZR-M1 dengan tidak normal pada MotoGP Styria 2021Dok. MotoGP Maverick Vinales diduga mengendarai YZR-M1 dengan tidak normal pada MotoGP Styria 2021

Akhirnya, Yamaha terpaksa menskors Vinales pada MotoGP Styria. Lalu, tidak sampai satu pekan, Yamaha memutuskan untuk memecat Vinales di pertengahan musim. Padahal, di seri sebelumnya pada MotoGP Belanda, Vinales naik podium dengan finis di posisi kedua.

Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis mengatakan, kejadian paling sulit dan paling membuat stres adalah kasus Vinales.

"Sebab, itu adalah insiden yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Selama saya di Yamaha, saya tidak pernah melihat pebalap pabrikan dihukum oleh keputusan pabrikan," ujar Lin Jarvis, dikutip dari Speedweek.com, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Vinales Optimistis Bersama Aprilia tapi dengan Syarat

Lin Jarvis menambahkan, Yamaha tidak memiliki pilihan lain selain mengambil keputusan tersebut. Namun, proses tersebut memiliki konsekuensi yang besar. Kejadian tersebut memicu reaksi berantai.

Maverick Vinales saat balapan pada MotoGP Belanda 2021RUDY CAREZZEVOLI Maverick Vinales saat balapan pada MotoGP Belanda 2021

"Sangat penting untuk bisa menguasai situasi ini secara profesional dan tenang. Sebab, hubungan dengan tim juga terdampak, dengan para sponsor, dengan para pebalap, dan para pebalap pengganti," kata Lin Jarvis.

Lin Jarvis mengatakan, dampak dari insiden tersebut menciptakan efek domino yang belum pernah dialami oleh Yamaha. Namun, semuanya berhasil ditangani dengan baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.