MGPA Minta Maaf Soal Kasus Buka Boks Motor Balap Ducati

Kompas.com - 13/11/2021, 18:18 WIB
Tangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com yang menulis kalau seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan mengutak-atik motor tim pabrikan milik Michael Rinaldi jelang WSBK Mandalika (19-21 November 2021). TANGKAPAN LAYARTangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com yang menulis kalau seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan mengutak-atik motor tim pabrikan milik Michael Rinaldi jelang WSBK Mandalika (19-21 November 2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang digelarnya seri terakhir World Superbike (WorldSBK) 2021, terjadi kasus buka boks motor balap Ducati milik Aruba Racing Team. Pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyampaikan permohonan maafnya kepada semua pihak.

Kasus tersebut menjadi viral karena diberitakan juga oleh media asing. Banyak yang menyayangkan terjadinya insiden memalukan tersebut.

Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah meminta maaf atas insiden yang dilakukan seorang oknum untuk mengambil sebuah video dan menyebarkannya tanpa izin. Hal tersebut sudah didiskusikan kepada pihak Dorna Sports dan akhirnya dimaklumi.

Baca juga: Tidak Perlu Buka Boks, Ini Detail Ducati Panigale V4 R Superbike

"Pemeriksaan kargo logistik dilakukan sesuai aturan, telah mendapat izin dan didampingi pihak Dorna selama proses berlangsung. Keterlibatan pihak Freight Forwarder mendapat izin dari Dorna Sports dan Bea Cukai untuk membuka peti dan memeriksa, karena perlu mengambil nomor sasis," ujar Ricky, dalam keterangan resminya.

Ducati Panigale V4 R SuperbikeDok. Aruba Racing Ducati Panigale V4 R Superbike

Ricky menambahkan, pihaknya mendapat izin khusus dari Dorna Sports untuk membuka peti guna memeriksa isi kargo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menyayangkan adanya pihak yang tidak bertanggung jawab telah mendekati motor, mengambil video tanpa izin, dan mempublikasikan video tersebut sehingga menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di antara pelaku industri balap motor.

"Kami meminta maaf kepada pecinta balap motor Tanah Air dan internasional atas insiden yang terjadi. Saya pribadi telah mendiskusikan ini dengan Dorna dan meminta maaf dua hari lalu dan mereka dapat mengerti," kata Ricky.

Ricky mengatakan, dia menawarkan untuk berbicara dengan Ducati untuk menjelaskan apa yang terjadi. Sebagai tindak lanjut, Ricky memastikan adanya pembatasan jumlah orang yang diizinkan masuk dan keluar pitlane selama proses pemeriksaan.

Baca juga: Tanggapan Pebalap Indonesia soal Kargo Ducati Dibuka Ilegal Panitia WSBK Mandalika

Sudah lebih dari dua dekade Indonesia tidak menggelar event balap motor berkelas internasional. Dengan terpilihnya Pertamina Mandalika International Street Circuit sebagai tuan rumah WorldSBK 2021 dan MotoGP 2022 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat balap motor internasional, khususnya Dorna Sports atas kemampuan Indonesia menggelar event berskala besar.

Seri terakhir World Superbike (WorldSBK) 2021 akan digelar di Sirkuit MandalikaDok. Worldsbk.com Seri terakhir World Superbike (WorldSBK) 2021 akan digelar di Sirkuit Mandalika

"Kami pastikan tidak mudah untuk mendapat kepercayaan tersebut. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak agar bersama-sama menjaga nama baik Indnesia dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kita dengan saling menjaga dan mendukung kelancaran event ini," ujar Ricky.

Pihak Ducati juga sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus ini. Ducati mengatakan, pihaknya tetap tidak sabar untuk dapat bertemu dengan para penggemar di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.