Kompas.com - 13/11/2021, 17:22 WIB
|

TANGERANG, KOMPAS.com – Dampak positif dari insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang diberikan pemerintah langsung dirasakan industri otomotif.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan, penjualan mobil langsung meroket penjualan mobil meroket imbas insentif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) yang berakhir pada Desember 2021.

“Dilaporkan kalau tahun kemaren total 530.000 unit, tahun ini Insya Allah bisa mencapai 850.000 unit,” ujar Airlangga saat ditemui di Tangerang (11/11/2021).

Baca juga: Ini Lokasi Operasi Zebra Jaya di Kota Bekasi Mulai Senin

Suasana kunjungan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menperin Agus Gumiwang pada GIIAS 2021 yang digelar masih dalam suasana pandemi, Kamis (11/11/2021).KOMPAS.com/Stanley Ravel Suasana kunjungan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menperin Agus Gumiwang pada GIIAS 2021 yang digelar masih dalam suasana pandemi, Kamis (11/11/2021).

“Dan ekspor diperkirakan bisa sekitar 300.000 unit, dan kenaikan dari tahun kemarin sekitar 220.000 unit,” kata dia.

Airlangga juga mengatakan, kebijakan ini membuat industri otomotif dan turunannya bergerak. Namun ia belum bisa memastikan apakah relaksasi ini berlanjut tahun depan.

"PPnBM sampai bulan Desember, tentu kita akan evaluasi lagi," kata Airlangga.

Baca juga: Wuling Siap Produksi Mobil Listrik Pertama Buatan Cikarang

Proses Perakitan Mobil di Pabrik TMMINdok.TMMIN Proses Perakitan Mobil di Pabrik TMMIN

Sebagai informasi, periode pemberian diskon PPnBM habis pada 31 Desember 2021. Maka 29 mobil baru ini akan dikenakan tarif PPnBM normal, dengan demikian harga mobil bakal terkerek naik pada tahun depan.

Selain itu, pemerintah juga sudah mengubah tarif PPnBM normal untuk mobil baru sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2019 yang ditetapkan berlaku mulai 16 Oktober yang disesuaikan berdasarkan emisi.

Artinya, harga-harga mobil baru bukan cuma balik ke angka normal. Tapi bakal ada yang lebih mahal terkait skema pajak terbaru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.