Ini yang Membuat Pengguna Jalan di Indonesia Enggak Tertib Aturan

Kompas.com - 04/11/2021, 19:31 WIB
Sukendah, pengendara yang tak memakai helm mendapat teguran dan makanan takjil dari polisi di Kendal, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/ SLAMET PRIYATINSukendah, pengendara yang tak memakai helm mendapat teguran dan makanan takjil dari polisi di Kendal, Selasa (5/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.comPengguna jalan di Indonesia, baik pengendara motor atau mobil, ada saja kelakuannya. Misalnya tidak bisa antre saat macet, menerobos lampu merah, tidak memakai helm, dan masih banyak lagi.

Memang mereka yang melanggar tadi punya uang untuk bisa membeli kendaraan, punya skill juga untuk mengendarainya. Sayangnya, masih ada saja yang tidak menaati aturan, padahal aturan dibuat demi keselamatan dirinya juga.

Founder and Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, kurangnya pemahaman soal aturan yang ada membuat pengguna jalan hanya tertib saat ada Polisi yang mengawasi di jalan.

Baca juga: Segera Meluncur, Perkiraan Harga Toyota Avanza Baru Mulai Keluar

Pengemudi lawan arahinstagram.com/dashcamindonesia Pengemudi lawan arah

“Berbeda dengan di negara lain, mereka diberikan pelatihan tentang aturan yang dibuat. Jadi mereka mengerti kalau aturan dibuat bukan sekadar untuk mengatur, tapi ada kepentingan bersama jika tertib aturan,” Kata Jusri kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Sebenarnya masyarakat tahu ada aturan di jalan raya, tapi mereka tidak paham apa maksud dari dibuatnya aturan tersebut, jadi kurang paham. Jadi yang ada saat ini, mereka hanya tertib kalau diawasi, bukan karena ingin menaati aturan.

Baca juga: Toyota Avanza Tipe Tertinggi Dibekali Teknologi TSS

Jalan raya adalah ruang publik dengan segala komponennya yang sangat beragam. Semua karakter dari manusia ada di jalan raya. Kalau tidak tertib akan mudah terjadi konflik seperti tabrakan,” ucap Jusri.

Jusri juga menambahkan, pengguna jalan yang tidak tertib sebenarnya tidak berpikir kalau mereka itu rentan. Padahal kecelakaan sangat mudah terjadi di jalan raya yang dipenuhi penggunanya yang tidak tertib.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.