Hasil Investigasi KNKT Soal Truk Trailer Mundur di Tol Banyumanik

Kompas.com - 27/10/2021, 17:41 WIB
Kecelakaan truk trailer yang membawa kontainer tidak kuat menanjak di Tol Banyumanik hingga menyebabkan kecelakaan Dok. @dashcamindonesiaKecelakaan truk trailer yang membawa kontainer tidak kuat menanjak di Tol Banyumanik hingga menyebabkan kecelakaan

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini, kecelakaan truk trailer kembali terjadi, kali ini kejadiannya ada di Tol Banyumanik, Sabtu (23/10/2021).

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pun turun tangan untuk memeriksa apa yang bisa jadi penyebab kecelakaan tersebut. Ahmad Wildan, Senior Investigator KNKT berbagi beberapa hasil temuan dari kecelakaan tersebut.

Berdasarkan hasil wawancara Wildan dengan pengemudi truk, diketahui kalau dia baru mengemudikan trailer selama lima bulan. Sebelumnya hanya berpengalaman membawa Elf, Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya juga masih SIM B1.

Baca juga: Rossi Ungkap 3 Rival Terberatnya, Tak Ada Nama Marquez

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ACHMAD WILDAN (@wildanknkt)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mengemudi truk trailer itu sangat berbeda dengan truk biasa yang persenelingnya hanya dilengkapi 6 speed. Kalau truk trailer punya 9 speed yang terdiri dari dua jenis gigi, gigi low (kura-kura) dan high (kelinci),” ucap Wildan kepada Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Gigi low terdiri dari gigi 1 sampai 4, sedangkan high terdiri dari gigi 5 sampai 8. Selain itu ada satu gigi lagi namanya gigi C (crawler), gigi setengah yang biasa digunakan untuk kondisi jalan mendaki.

“Saat di tanjakan, pengemudi mencoba memindahkan gigi dari 2 ke C secara langsung. Padahal prosedurnya harus ke netral dulu baru masuk ke C dan dalam kondisi roda diam. Karena salah melakukan pemindahan gigi, mesin jadi mati,” ucapnya.

Baca juga: Sah, Tilang Uji Emisi Mobil dan Motor di DKI Berlaku 13 November 2021

Pengemudi yang panik langsung menginjak rem, tarik hand brake dan rem trailer. Kesalahan selanjutnya adalah posisi gigi ada di netral, padahal seharusnya dimasukkan ke gigi mundur untuk menahan truk agar tidak tergelincir.

“Dari keterangan pengemudi, tekanan angin pada indikator terus turun dengan cepat, ini menunjukkan adanya kebocoran pada brake chamber. Akhirnya tekanan angin habis dan trailer melorot menarik kepala truk yang masih dalam posisi terkunci rodanya,” kata dia.

Kebocoran konektor rem dari truk ke trailerDOK. AHMAD WILDAN Kebocoran konektor rem dari truk ke trailer

Setelah dicek, benar ada kebocoran pada konektor rem truk ke trailer. Hal ini menjelaskan kenapa tekanan angin terus turun dan akhirnya blong.

“Mereka mengganti klep dengan guntingan ban, dari sinilah cikal bakalnya rem blong. Ini terjadi karena mereka tidak tersentuh edukasi,” kata Wildan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Ini Syarat Perjalanan Keluar Kota Saat Libur Nataru

Catat, Ini Syarat Perjalanan Keluar Kota Saat Libur Nataru

News
Hypercar Langka McLaren Senna Mejeng di IIMS Motobike Show 2021

Hypercar Langka McLaren Senna Mejeng di IIMS Motobike Show 2021

News
Cobain Gelis Mini Jeep, Asik Buat Mainan

Cobain Gelis Mini Jeep, Asik Buat Mainan

Tes
Berikan Keleluasaan Lebih Sesuai Preferensi Konsumen Indonesia, Hyundai Hadirkan Layanan My Own CRETA

Berikan Keleluasaan Lebih Sesuai Preferensi Konsumen Indonesia, Hyundai Hadirkan Layanan My Own CRETA

BrandzView
Ralliart Bikin Wajah Pajero Sport dan Triton Jadi Makin Sporty

Ralliart Bikin Wajah Pajero Sport dan Triton Jadi Makin Sporty

Modifikasi
Kebut-kebutan Jadi Penyebab Utama Kecelakaan di Tol

Kebut-kebutan Jadi Penyebab Utama Kecelakaan di Tol

News
Kasus Mercy Lawan Arah di Jalan Tol, Ini Ancaman Hukumannya

Kasus Mercy Lawan Arah di Jalan Tol, Ini Ancaman Hukumannya

Feature
[POPULER OTOMOTIF] Bambang Soesatyo dan Sean Gelael Kecelakaan Saat Rally | Awal Mula Marquez Benci Rossi | Faktor Penyebab Utama Kecelakaan di Ruas Jalan Tol

[POPULER OTOMOTIF] Bambang Soesatyo dan Sean Gelael Kecelakaan Saat Rally | Awal Mula Marquez Benci Rossi | Faktor Penyebab Utama Kecelakaan di Ruas Jalan Tol

Feature
Video Viral Mercy Lawan Arah di Tol, Tabrak Mobilio sampai Ringsek

Video Viral Mercy Lawan Arah di Tol, Tabrak Mobilio sampai Ringsek

News
Perang Karya Modifikasi Virtual Daihatsu Berhadiah Puluhan Juta

Perang Karya Modifikasi Virtual Daihatsu Berhadiah Puluhan Juta

Modifikasi
Selama Libur Nataru 2021 Polisi Gelar Operasi Lilin

Selama Libur Nataru 2021 Polisi Gelar Operasi Lilin

News
Mobil Ringsek tapi Bambang Soesatyo Selamat Tanpa Luka, Ini Pengamanan Mobil Rally

Mobil Ringsek tapi Bambang Soesatyo Selamat Tanpa Luka, Ini Pengamanan Mobil Rally

Feature
Ketua Umum IMI Apresiasi Dyandra Sudah Gelar IAM x IIMS Motobike Show

Ketua Umum IMI Apresiasi Dyandra Sudah Gelar IAM x IIMS Motobike Show

News
Layanan Bus Trans Pakuan Tuai Respon Positif Warga Bogor

Layanan Bus Trans Pakuan Tuai Respon Positif Warga Bogor

Niaga
Bambang Soesatyo dan Sean Gelael Kecelakaaan Saat Rally di Meikarta, Ini Spek Mobil Balapnya

Bambang Soesatyo dan Sean Gelael Kecelakaaan Saat Rally di Meikarta, Ini Spek Mobil Balapnya

Feature
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.