Standar Kelengkapan Peralatan pada Kendaraan Wajib Tersedia

Kompas.com - 19/10/2021, 12:22 WIB
Ilustrasi Pasang Segitiga Pengaman ketika Mobil Berhenti di Pinggir Jalan. istimewaIlustrasi Pasang Segitiga Pengaman ketika Mobil Berhenti di Pinggir Jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib melengkapi kendaraannya baik mobil maupun sepeda motor dengan perlengkapan standar jika sewatu terjadi keadaan darurat.

Hal itu dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang LLAJ pada pasal 57, yang secara eksplisit mengatur mengenai perlengkapan kendaraan yang harus dilengkapi.

Perlengkapan tersebut seperti ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, peralatan P3K, helm dan rompi pemantul cahaya bagi kendaraan roda empat atau lebih.

Baca juga: Jadi Korban Tabrak Bus Sugeng Rahayu, Bahaya dari Belakang Memang Sulit Diprediksi

dongkrak mobilKompas.com/Fathan Radityasani dongkrak mobil

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, mengatakan, peralatan ini tidak boleh dianggap remeh sebab digunakan sebagai awal mitigasi untuk mereduksi risiko atau konsekuensi saat situasi darurat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perlengkapan tidak lengkap dapat digolongkan sebagai pelanggaran lalu-lintas sebagai mana diatur dalam pasal 287, ancamannya kata Budiyanto, pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

"Ironisnya masih sering kita dapatkan pengemudi yang abai terhadap perlengkapan tersebut sehingga saat kondisi darurat tidak mampu melakukan tindakan mitigasi yang maksimal yang berakibat pada terjadinya permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas," katanya Senin (18/10/2021)

Baca juga: Hasil Balap Honda Jazz Brio Speed Challenge di ISSOM Round 4

Arus lalu lintas dari arah utara menuju ke selatan di Jalan Sultan Iskandarsyah mengarah ke Pondok Indah tepatnya dekat Holland Bakery, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan macet total pada Rabu (13/10/2021) sekitar 19.00 WIB.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Arus lalu lintas dari arah utara menuju ke selatan di Jalan Sultan Iskandarsyah mengarah ke Pondok Indah tepatnya dekat Holland Bakery, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan macet total pada Rabu (13/10/2021) sekitar 19.00 WIB.

Misalnya kata Budiyanto, saat mobil mogok kemudian parkir di bahu jalan tapi tidak memasang segitiga pengaman sebagai peringatan, maka bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Karena itu kata Budiyanto, tidak melengkapi perlengkapan tidak boleh dipandang hanya pelanggaran lalu-lintas, karena dapat menimbulkan permasalahan lalu-lintas.

"Begitu vital dan pentingnya masalah perlengkapan kendaraan ketika ranmor sedang beroperasi. Perlengkapan kendaraan bermotor dapat digunakan sebagai sarana mitigasi," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.