Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2021, 11:02 WIB

BOGOR, KOMPAS.comPT Mobil Anak Bangsa (MAB) merupakan salah satu perusahaan dalam negeri yang terus berinovasi menghadirkan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia.

Saat ini sudah ada beberapa produk kendaraan listrik dari PT MAB. Pertama ada bus dalam kota (city bus) low entry dan normal floor, bus antar kota (inter-city bus), electric mini van, dan E-motor Bike.

Founder PT MAB Moeldoko dalam acara penandatanganan MoU Desten dan PT MAB memberikan rencana produk yang akan disiapkan di masa depan.

Baca juga: Kebiasaan Buruk Pengemudi yang Bisa Merusak Transmisi Mobil Matik

Moeldoko mendeklarasikan pendirian Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo).KOMPAS.com/Gilang Moeldoko mendeklarasikan pendirian Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo).

“Saya sudah perintahkan ke Pak Ongky (Direktur Teknik PT MAB) untuk men-develop truk. Nantinya truk digunakan untuk transportasi barang di masa datang dan untuk perkebunan sawit,” ucap Moeldoko di Sentul, Rabu (6/10/2021).

Saat ini untuk produk kendaraan niaga listrik berbasis baterai hanya ada bus dan mini-van saja. Jika nantinya MAB membuat produk truk listrik, tentu sangat menarik untuk ditunggu, apalagi dengan torsi kendaraan listrik yang besar, sangat sesuai dengan truk yang membawa beban besar.

Baca juga: Bus Baru PO Juragan99, Premium dari Sasis sampai Kabinnya

“Kedua, kita juga mengembangkan metro pod. Kira-kira gambarannya, metro pod digunakan sebagai feeder bus yang mengantar penumpang, itu sangat bagus sekali,” kata Moeldoko.

Metro pod di sini nampaknya berperan sebagai kendaraan first mile dan last mile dari transportasi umum. Jadi dari halte mau ke daerah yang tidak bisa dilalui bus, bisa menggunakan metro pod bertenaga listrik ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.