DKI Siapkan 10 Lokasi Parkir dengan Disinsentif Tarif

Kompas.com - 08/10/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi parkiran mobil Ilustrasi parkiran mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan total terdapat 10 lokasi parkir yang siap menerapkan disinsentif tarif bagi kendaraan bermotor tidak lulus uji emisi.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, lokasi terkait akan menyasar ke gedung pemerintahan milik DKI, perkantoran, sampai pusat perbelanjaan. Sehingga, sasaran dan tujuannya tepat.

"Kami sedang berupaya meminta swasta dan gedung pemerintahan supaya bisa diterapkan," ujar Utusan Khusus Gubernur DKI Jakarta untuk Perubahan Iklim Irvan Pulungan, Kamis (7/10/2021),

Baca juga: Ganjil Genap di Kawasan Puncak Bogor Masih Berlaku Pekan Ini

Ilustrasi parkir mobil basementaceh.tribunnews.com Ilustrasi parkir mobil basement

Khusus untuk tempat parkir yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta seperti pasar, kata dia, kemungkinan tidak masuk mengingat sebagian besar pengendara adalah masyarakat menengah ke bawah.

“Lebih logis kalau misalnya di pusat perbelanjaan atau perkantoran atau hotel,” kata Irvan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menjelaskan, upaya untuk menambah lokasi parkir dengan tarif tertinggi itu juga tidak mudah karena Pemprov DKI Jakarta juga perlu memberikan insentif tarif, yakni tarif normal atau tarif terendah.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini baru ada tiga lokasi parkir yang menerapkan disinsentif tarif bagi kendaraan tidak lulus uji emisi, yaitu IRTI Monas, Parkir Samsat Daan Mogot Jakarta Barat, dan Parkir Blok M.

“Jadi lebih kepada mekanisme ekonomisnya yang bisa kami berikan kepada stakeholder yang ikut. Itu sedang kami cari mekanisme dan formulanya,” kata dia.

Baca juga: Ban Kempis Diajak Jalan, Bisa Bikin Pentil Ban Robek

Pengendara sepeda motor mengeluhkan kenaikan tarif parkir yang dikelola UP Perpakiran DKI Jakarta di kawasan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Pengendara sepeda motor mengeluhkan kenaikan tarif parkir yang dikelola UP Perpakiran DKI Jakarta di kawasan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).

Untuk aturan mengenai tarif parkir tertinggi sendiri, telah tercantum dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 31 Tahun 2017. Pada beleid itu, besaran tarif parkir bervariasi baik untuk kendaraan sedan, jeep, sampai bus dan truk.

Tarif parkir di ruang milik jalan, yakni golongan jalan kawasan pengendalian parkir (KPP), dengan jenis kendaraan sedan, jeep, minibus, pickup dan sejenisnya Rp 3.000 - Rp 12.000 per jam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.