Kompas.com - 20/09/2021, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Power steering saat ini sudah menjadi fitur wajib pada mobil keluaran terbaru. Fitur ini bisa meringankan kerja pengemudi saat memutar setir sehingga tidak terlalu mengeluarkan banyak tenaga.

Baca juga: Honda BR-V Terbaru Siap Meluncur, Ada 5 Varian, Ini Bocoran Harganya

Untuk diketahui, saat ini ada dua jenis power steering yang populer digunakan, ada yang menggunakan hidrolik power steering (HPS) dan electric power steering (EPS) atau power steering elektrik yang sudah disematkan pada model-model mobil baru.

Masih banyak pengemudi mobil mengabaikan kondisi power steering. Padahal jika sudah rusak, bukan hanya berkendara jadi tidak nyaman, tapi juga harus rela mengeluarkan ongkos servis yang terbilang cukup mahal.

Proses penggantian oli power steeringSetyo Adi/Otomania Proses penggantian oli power steering

Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM Didi Ahadi, mengatakan, power steering juga membutuhkan perawatan sebagaimana komponen lainnya pada mobil.

Baca juga: Suzuki Jimny Terbaru, Harga Mulai Rp 192 Jutaan

"Kalau yang menggunakan EPS (elektrik power steering) itu perhaikan akinya, jangan sampai aki tekor atau bahkan soak. Kalau tenaga listrik yang dialirkan lemah maka juga bisa merusak motornya," ucap Didi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Selain masalah teknis, cara mengemudi juga dapat mempengaruhi keawetan power steering.

Pada saat berkendara, jangan terlalu sering melakukan manuver yang membuat putaran kemudi mentok ke arah kanan maupun kiri. Hal ini akan membuak kinerja power steering menjadi lebih berat sehingga tidak awet.

Electric Power Steering (EPS)Ghulam/Otomania Electric Power Steering (EPS)

Tidak disarankan juga untuk mengemudi dengan gerakan zig-zag terlalu sering, kecuali memang dalam keadaan darurat. Dengan mengemudi secara zig-zag, power steering akan mudah mengalami kerusakan.

Baca juga: Duduk Perkara Mobil Listrik Ricky Elson Gagal Uji Emisi, Ini Faktanya

Selanjutnya, jangan biasakan memutar kemudi pada saat mesin kendaraan mati atau diam. Selain itu, parkirkan kendaraan dalam keadaan lurus, jangan dalam kondisi berbelok.

Terakhir, pada saat jalan rusak dan bergelombang kasar, jaga pacu kendaraan dengan kecepatan tidak wajar, tetapi dengan perlahan saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.