Jangan Sampai Lupa Ganti Oli Power Steering Mobil

Kompas.com - 03/09/2021, 11:12 WIB
Interior Daihatsu Hi-Max, varian tertingginya dilengkapi AC, power steering, dan jok pengemudi yang bisa digeser maju-mundur. Febri Ardani/KompasOtomotifInterior Daihatsu Hi-Max, varian tertingginya dilengkapi AC, power steering, dan jok pengemudi yang bisa digeser maju-mundur.

SOLO, KOMPAS.com - Pada beberapa jenis mobil, teknologi power steering yang terpasang merupakan jenis konvensional alias Hydraulic Power Steering (HPS).

Berbeda dengan power steering yang mengandalkan sistem elektronik, teknologi konvensional ini membutuhkan oli sebagai pelumas agar putaran setir kemudi jadi ringan.

HPS akan memanfaatkan tekanan oli dari pompa untuk membantu menggerakkan as rack pada setir. Pelumas ini akan terus menerus bersirkulasi seiring setir mobil digunakan.

Baca juga: Setelah Xpander, Giliran Fortuner Mundur di Tanjakan Sitinjau Lauik

Oli pada power steering bertugas mengantarkan tekanan atau tenaga, berbeda dengan oli mesin yang bekerja berat melumasi komponen pada mesin untuk meminimalisasi gesekan yang mungkin terjadi.

Proses penggantian oli power steeringSetyo Adi/Otomania Proses penggantian oli power steering

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski tidak memiliki beban kerja yang berat seperti oli mesin, pelumas power steering juga butuh diganti. Hal tersebut dipertegas oleh Nugroho, Kepala Bengkel Suzuki Mobil Pabelan Solo.

"Oli power steering perlu diganti dengan yang baru. Diganti tiap interval sekitar 40.000 kilometer," kata Nugroho kepada Kompas.com, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: 5 Ruas Tol Bandung Berlaku Ganjil Genap hingga Malam Hari

Pelumas power steering ini umumnya akan mengalami perubahan warna dari yang awalnya merah atau kuning bening, lama-lama akan menjadi keruh kehitaman.

Kondisi pelumas ini bisa dicek saat mesin mobil dalam keadaan mati. Cek pada tabung reservoir HPS. Tutup tabung ini dilengkapi dengan dipstick untuk mengecek kuantitas dan kualitas dari oli ini.

Lantas untuk harganya sendiri, Nugroho mengatakan pelumas power steering umumnya dibanderol pada kisaran angka Rp 200.000 bisa lebih ataupun kurang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.