Setelah Xpander, Giliran Fortuner Mundur di Tanjakan Sitinjau Lauik

Kompas.com - 02/09/2021, 13:01 WIB
Toyota Fortuner mundur di tanjakan Sitinjau Lauik tiktok.com/@bossdoofcToyota Fortuner mundur di tanjakan Sitinjau Lauik

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah viral di media sosial video yang memperlihatkan Mitsubishi Xpander yang kesulitan menanjak di tikungan Sitinjau Lauik, Sumatera Barat. Kini giliran SUV Toyota Fortuner yang mengalami kesulitan serupa.

Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok bernama @bossdoofc, mobil Fortuner mengalami spin sehingga ban belakang berputar di tempat dan terpaksa harus mundur.

Sopir pun terlihat mengambil ancang-ancang agar dan mengubah sudut kemiringan saat belok agar mendapatkan momentum yang pas saat menanjak.

Ada satu hal menarik yang menjadi perbincangan warganet. Dalam video tersebut terlihat bahwa mobil Xpander menggunakan penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD), sementara Toyota Fortuner menggunakan (Real Wheel Drive/RWD).

Baca juga: Jajal Motor Baru, Vinales Suka Engine Brake Aprilia RS-GP21

Mobil dengan penggerak FWD memang dipercaya tidak sebaik RWD saat melewati saat melibas tanjakan. Namun, saat melewati tanjakan seperti itu tidak bisa hanya bertumpu pada mobil saja, tapi juga kemampuan pengemudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

@bossdoofc

Xpander ga kuat nanjak di sitinjau lauik Fortuner juga. ##xpander ##fwd ##fortuner ##rwd ##gakuatnanjak ##sitinjaulauik ##tanjakan ##vs ##fwdvsrwd ##rwdvsfwd

? Epic Romantic Cinematic - Mikki Aglaganov

Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, FWD memang tidak sebaik RWD saat melewati saat melibas tanjakan.

Namun dengan menjaga momentum dari bawah, menjaga kualitas kopling, dan menguasai teknik stop and go maka sebenarnya bisa saja melibas tanjakan dengan kendaraan berpenggerak tersebut.

“Momentum bisa didapatkan dengan menggunakan gear yang tepat di waktu dan kondisi jalan yang sesuai. Bisa saja kesalahan si pengemudi karena salah gigi dan jalur yang diambil adalah jalur paling curam,” ucap Marcell saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Cek Harga Motor Skutik Bongsor September 2021, Nmax Masih Stabil

Marcell melanjutkan, untuk mobil manual bila berada di tanjakan curam bisa menggunakan gigi 1.

Kemudian untuk start awal di tanjakan, pengemudi perlu angkat kopling untuk menambah power hingga mendapatkan titik pijak, baru kemudian melepas rem tangan sehingga mobil tidak sempat mundur.

“Selain itu kita harus melihat kondisi jalan, seperti di video jalan bagian dalam adalah bagian paling curam. Sehingga lebih baik ambil jalur agak melebar. Seperti mobil pikap putih yang dapat dengan mudah melewati hairpin tersebut,” kata Marcell.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.