Ini Cara Aman Gunakan Disinfektan pada Interior Mobil

Kompas.com - 19/07/2021, 13:12 WIB
Interior Mobilio tipe E Interior Mobilio tipe E

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang kian melonjak, bisa dilakukan oleh berbagai cara.

Selain dengan mengurangi aktivitas di luar rumah, rutin membersihkan benda-benda yang digunakan juga bisa menjadi salah satu upaya pencegahan.

Membersihkan interior mobil yang sering dipakai untuk rutinitas sehari-hari misalnya, mengingat bagian kabin mobil tidak luput dari ancaman penyebaran virus mematikan tersebut.

Beberapa pemilik kendaraan hingga salon mobil, menggunakan cairan disinfektan untuk membersihkan bagian kabin. Namun, perlu dipahami bahwa cairan tersebut ternyata memiliki dampak buruk.

Baca juga: Apa Betul Hitung Bensin Pakai Nominal Rupiah Lebih Akurat

Lantas, bagaimana cara yang aman untuk menggunakan cairan disinfektan pada interior mobil?

Owner 28 Autodetailing Bintaro Adhimasya Trinanda mengatakan, hal paling utama yang harus diperhatikan adalah kandungan yang terdapat pada cairan disinfektan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, cairan disinfektan memiliki kandungan yang beragam, mulai dari hydrogen peroxide, hingga bahan pemutih.

“Selama campuran dan kadarnya sesuai, dan sudah teruji tidak bersifat korosif maka aman-aman saja untuk digunakan pada kendaraan,” ucap Adhimasya saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/7/2021).

Saat memberishkan interior, pemilik mobil sebaiknya hindari penggunakan disinfektan secara masif dan langsung mengenai panel mobil.

Ilustrasi Membersihkan Interior Mobilist Ilustrasi Membersihkan Interior Mobil

“Semprotkan cairan disinfektan ke kain microfiber terlebih dahulu, baru kemudian bersihkan bagian-bagian yang paling sering disentuh, seperti setir, door trim, tuas transmisi, hand brake, tombol switch AC dan lainnya,” kata Adhimasya.

Sebab, menurut Adhimas, jika dilakukan penyemprotan secara langsung dan masif bisa menimbulkan bercak dan efek buruk lainnya.

“Dikhawatirkan cairan tersebut mengering, sehingga meninggalkan bercak dan bisa mengenai komponen yang boleh terkena air seperti LCD panel. Jadi lebih baik lakukan secara perlahan dan terukur,” katanya.

Baca juga: PPKM Darurat, Catat 6 Titik Penyekatan di Kota Pariaman

Edy, pemilik bengkel spesialis interior mobil Vertue Concept di Sunter, Jakarta Utara mengatakan, untuk membersihkan bagian interior mobil sebaiknya menggunakan bahan yang dipastikan kemanannya.

Tidak hanya aman bagi bahan interior mobil saja, tetapi juga orang-orang yang berada di dalamnya. Salah satunya adalah aman untuk anak-anak atau bayi.

“Kondisi pandemi seperti ini memang banyak menyemprotkan cairan disinfektan untuk interior. Tapi yang aman itu harus dipastikan kandungan alkohol seberapa dan perlu dilakukan penelitian dulu,” ucap Edy.

Edy melanjutkan, untuk memastikan keamanan disinfektan yang disemprotkan di kabin mobil sebaiknya membersihkan dengan sabun bayi sebab sudah dipastikan lebih aman untuk interior mobil.

“Lebih disarankan disinfektan yang biasa digunakan bayi (sabun bayi) atau menggunakan merek tertentu yang sudah dipastikan tidak akan memiliki dampak negatif. Selain aman untuk interior, bahan tersebut juga aman untuk orang yang akan masuk mobil,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.