Dishub Surabaya Berlakukan Pembayaran Parkir Non-Tunai, Ini Lokasinya

Kompas.com - 18/07/2021, 11:01 WIB
Ilustrasi parkir dengan pembayaran non-tunai menggunakan teknologi QRIS Ilustrasi parkir dengan pembayaran non-tunai menggunakan teknologi QRIS

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebagai langkah untuk menekan angka penularan virus Covid-19 yang akhir-akhir ini kian meningkat, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan menerbitkan aturan baru terkait teknis parkir di Kota Surabaya.

Kebijakan pertama yang telah diterapkan Dinas Perhubungan Surabaya adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai untuk parkir kendaraan. Hal ini dilakukan guna mengurangi kontak fisik antara pemilik kendaraan dengan petugas parkir yang berjaga.

Saat ini, pembayaran menggunakan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sudah diterapkan di beberapa kantong parkir yang tersebar di Kota Surabaya.

Baca juga: Mesin Mobil Diesel Dengan Turbo Tidak Boleh Langsung Dimatikan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dinas Perhubungan Surabaya (@dishubsurabaya)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut disosialisasikan melalui akun instagram resmi Dinas Perhubungan Surabaya di @dishubsurabaya, Sabtu (17/7/2021).

Lebih detail, berikut beberapa lokasi kantor parkir yang telah menerapkan sistem pembayaran non-tunai tersebut.

  • Jalan Sedap Malam
  • Jalan Taman Bungkul
  • Parkir Gedung Genteng Kali
  • Parkir Gedung Balai Pemuda
  • Parkir Gedung Kertajaya
  • Park and Ride Mayjend Sungkono
  • Parkir Gedung UPTSA Siola
  • Parkir UPTSA Menur

Baca juga: Penyekatan di Jalan Tol Diperpanjang hingga 25 Juli 2021

Ilustrasi juru parkir yang menggunakan bendera tangan sebagai alat bantu isyarat pemberi arahan parkir. Ilustrasi juru parkir yang menggunakan bendera tangan sebagai alat bantu isyarat pemberi arahan parkir.

Selain itu, saat ini seluruh juru parkir yang bertugas telah dilarang menggunakan peluit sebagai alat pemberi isyarat. Sebab, penggunaan peluit dianggap mengurangi efektifitas pemakaian masker.

Sebagai alat pemberi isyarat pengganti peluit, kini juru parkir di Surabaya dibekali dengan alat bantu bendera tangan.

Dengan penggunaan alat bantu bendera tangan, diharapkan seluruh juru parkir semakin tertib dalam mengenakan masker ketika bertugas di lapangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.