Kompas.com - 28/06/2021, 15:12 WIB
Sejumlah mobil milik anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang hadir saat acara kumpul bareng di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (4/3/2018). Kompas.com/Alsadad RudiSejumlah mobil milik anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang hadir saat acara kumpul bareng di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (4/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Di kalangan pecinta otomotif, tidak semua orang memiliki preferensi dalam memiliki mobil keluaran anyar dengan berbagai fitur canggihnya. Sebagian malah lebih menyukai deretan mobil-mobil klasik atau lansiran tahun tua.

Hal ini terlihat dari semakin bertambahnya anggota di berbagai forum dan komunitas pecinta mobil-mobil tua. Mobil tua dianggap memiliki nilai-nilai historis yang membuatnya unik dari mobil rakitan baru.

Muncul istilah 'motuba', singkatan dari mobil tua bangka, untuk menyebut berbagai mobil lawas tersebut. Meski tidak ada definisi resmi untuk motuba, istilah ini umum disematkan untuk mobil keluaran tahun lama yang kini sudah discontinue alias tidak diproduksi lagi.

Baca juga: Hasil MotoGP Belanda 2021, Quartararo Juara, Rossi Kecelakaan

Bagi orang awam yang ingin mencoba terjun ke dunia motuba, Ifan Ramadhana, Sekretaris Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Provinsi DKI Jakarta memberikan beberapa tips saat ingin membeli sebuah mobil tua.

Komunitas mobil tua.Febri Ardani Komunitas mobil tua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika ingin membeli motuba, yang pertama kali dicek tentu bodinya. Apakah masih mulus atau sudah ada karat. Teliti pada bagian-bagian detail karena mungkin bisa ditemukan karat di sudut-sudut yang jarang terlihat," kata Ifan kepada Kompas.com belum lama ini.

Tidak lupa jangan sampai terlewat untuk mengecek komponen karet seperti wiper dan lis pintu mobil. Pastikan kondisinya masih bagus dan belum getas.

Baca juga: Tak Terima Diklakson, Pengemudi Pajero Sport Ngamuk dan Merusak Truk

Selanjutnya, Ifan menjelaskan mengenai pengecekan di bagian interior. Ia menyebutkan mengenai kondisi jok.

Perhatikan saat diduduki, apakah jok sudah dirasa kempes atau masih cukup empuk. Lihat kondisi pada bahan pelapisnya dan pastikan tidak ada kerusakan pada pelapis jok.

Setelah itu dilanjutkan dengan memeriksa kondisi mesin dan komponen kelistrikan. Jangan lupa untuk melihat sistem pendingin termasuk tanki air radiator.

Setidaknya 44 komunitas mobil tua berkumpul di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, membahas penolakan pelarangan mobil berumur lebih dari 10 tahun beredar di Jakarta, Minggu (18/1/2015). Febri Ardani Setidaknya 44 komunitas mobil tua berkumpul di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, membahas penolakan pelarangan mobil berumur lebih dari 10 tahun beredar di Jakarta, Minggu (18/1/2015).

"Lalu kelengkapan perintilan-perintilan kecil seperti emblem mobil. Bisa juga lihat kembali di interior, misalnya kisi-kisi AC masih lengkap dengan kondisi yang baik. Terkadang justru tidak lengkapnya perintilan semacam itu sedikit menyulitkan karena jarang ada yang menjualnya," ungkap Ifan.

Baca juga: Pengemudi Arogan, Innova Ngotot Lawan Arah hingga Mengancam Memukul

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.