Pembatasan Mobilitas di Jakarta, Ini Perjalanan yang Dapat Pengecualian

Kompas.com - 21/06/2021, 20:41 WIB
Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOLalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menanggapi lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota, Polda Metro Jaya memberlakukan pembatasan mobilitas bagi warga Jakarta yang dimulai pada malam ini, Senin 21 Juni 2021, pukul 21.00-04.00 WIB.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, pihaknya telah menentukan 10 lokasi ruas jalan yang akan dibatasi.

“Ini sering terjadi pelanggaran protokol kesehatan dan pelanggaran Kepgub 759 Tahun 2021,” ujar Sambodo, dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Harga Rp 300 Jutaan, Hyundai Kenalkan Alcazar Calon Penantang CR-V

Petugas kepolisian memeriksa kelengkapan pengemudi saat penyekatan arus balik menuju Jakarta di gerbang masuk Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). Pada penyekatan arus balik tersebut petugas memeriksa surat tugas kantor dan surat izin keluar masuk (SIKM) pada pengemudi yang berkendara dengan menggunakan Plat B serta meminta pengendara memutar balik jika tidak memiliki SIKM.ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI Petugas kepolisian memeriksa kelengkapan pengemudi saat penyekatan arus balik menuju Jakarta di gerbang masuk Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). Pada penyekatan arus balik tersebut petugas memeriksa surat tugas kantor dan surat izin keluar masuk (SIKM) pada pengemudi yang berkendara dengan menggunakan Plat B serta meminta pengendara memutar balik jika tidak memiliki SIKM.

Meski begitu, Sambodo mengatakan ada sejumlah perjalanan yang mendapatkan pengecualian dan tetap diperbolehkan melintas.

“Yang pertama jelas adalah penghuni. Jadi walaupun jalan itu sudah dibatasi, tapi kalau ada yang bersangkutan atau penghuni di ruas jalan tersebut, maka diperbolehkan,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Yang kedua adalah kaitannya dengan kesehatan, ambulans, ke apotek, ke rumah sakit. Untuk tujuan-tujuan itu, masih boleh melintas,” tuturnya.

Baca juga: Hasil MotoGP Jerman 2021, Akhirnya Marc Marquez Juara

Wisatawan mancanegara (wisman) menikmati suasana di kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Kamis (4/9/2014). TRIBUNNEWS.com/HERUDIN Wisatawan mancanegara (wisman) menikmati suasana di kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Kamis (4/9/2014).

Ketiga, adalah tamu-tamu hotel yang berada di sekitar area pembatasan juga masih diperbolehkan melintas.

Kemudian termasuk juga mobil ambulans, mobil dinas TNI-Polri, patroli penegak disiplin, kendaraan pemadam kebakaran.

“Keempat inilah yang akan diperkecualikan boleh melintas pada saat dimulainya terjadinya pembatasan mobilitas,” ucap Sambodo.

 

Baca juga: Benarkah Mobil Mesin Diesel Tak Boleh Gonta-ganti Jenis Solar?

Gedung baru PD Pasar Jaya di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat. Jessi Carina Gedung baru PD Pasar Jaya di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Berikut ini 10 ruas jalan yang termasuk dalam pembatasan mobilitas di DKI Jakarta:
1. Bulungan, (dimulai dari traffic light bulungan)
2. Kemang (pertigaan KFC sampai perempatan Mc Donald)
3. Jalan Munawarman-Suryo dan SCBD
4. Cikini Raya (jalan Cikini Raya-Raden Saleh)
5. Jalan Asia Afrika (traffic light Asia Afrika sampai pertigaan Pakubuwono)
6. Jalan Sabang
7. Jalan Banjir Kanal Timur
8. Kawasan Kota Tua
9. Kawasan Bolevard Kelapa Gading (mulai dari Madrasah sampai ke Perintis Kemerdekaan)
10. Kawasan PIK 2

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.