Kompas.com - 10/06/2021, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai upaya dapat dilakukan untuk membuat mobil kesayangan menjadi semakin nyaman dengan meningkatnya kekedapan di dalam kabin atau biasa dikenal noise.

Terlebih, bila pemilik ingin lebih merasakan kualitas audio yang telah terpasang tanpa terganggu suara yang berasal dari luar mobil atau sekadar istirahat selama perjalanan.

Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara mengatakan, untuk mendapatkan hal tersebut caranya tidaklah sulit. Pemilik bisa memasang peredam suara di mobil yang disesuaikan peruntukkan.

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Ini Fungsi Peredam Kap Mesin Mobil

Salah satu mobil sedang dipasang peredamAditya Maulana Salah satu mobil sedang dipasang peredam

"Tapi harus dipahami bahwa jenis peredam suara ini cukup banyak di pasaran. Namun secara umum, terbagi tiga yaitu jelly, aspal, dan busa," kata Tara, Rabu (9/6/2021).

Lebih lanjut, peredam suara yang paling diminati ialah jenis jelly karena bobotnya lebih ringan dan pemasangan yang cukup mudah, tidak perlu lem lagi.

Selain itu juga sudah dilapisi dengan alumunium foil yang berfungsi untuk meredam panas.

Sementara peredam suara jenis aspal memiliki tingkat kekakuan lebih tinggi. Sehingga proses pemasangan membutuhkan bantuan pemanas dan lem.

Baca juga: Ini Beda Sensasi Nyetir Mobil Sport dengan Mobil Biasa

Peredam suara yang bisa dipasang sendiri. Pemasanganya hanya di panel pintu mobil.Aditya Maulana, KompasOtomotif Peredam suara yang bisa dipasang sendiri. Pemasanganya hanya di panel pintu mobil.

"Walau terkesan lebih rumit dari sisi pemasangan, kemampuan meredam suara jenis ini jauh lebih lebih baik," ujar Imansyah.

Anda harus menggunakan dua lapis peredam aspal jika memang ingin memasangnya di mobil. Dengan bobot sekitar 2,4 kg, sudah terlihat bagaimana kemampuan jenis ini dalam meredam suara.

Terakhir, peredam jenis busa yang merupakan paling umum karena harganya lebih terjangkau dan mudah diaplikasikan. Namun, jenis ini tidak dapat meredam panas yang dihasilkan mesin.

Baca juga: Ini Alasan Ukuran dan Jumlah Wiper Berbeda di Tiap Mobil

Jenis peredam mobilStanly/Otomania Jenis peredam mobil

Berikut cara memasang peredam suara di mobil:

1. Pilih lokasi di dalam kabin mobil untuk dipasang peredam. Jika sudah mendapatkannya, maka saatnya mulai memasang lapisan peredam yang sebelumnya telah dibeli.

2. Dalam proses pemasangan, sebaiknya lepas jok, konsol, karpet, dan semua benda yang ada di bagian dasar mobil. Sebaiknya lakukan pelepasan dengan hati-hati agar tidak ada kabel yang terputus. Selain itu jangan lupa untuk menghafal kabel-kabel yang memang seharusnya ada di bagian samping trim.

3. Jika semua sudah terlepas, bersihkan bagian yang akan dipasang peredam agar tidak mengganggu, khususnya dalam proses penempelan serta ketahanan selama penggunaan.

4. Sekarang Anda bisa mulai memasang peredam secara rapat di bagian yang diinginkan. Pastikan bahwa peredam yang dipasang sudah dalam kondisi kuat dan tidak akan terlepas.

5. Ketika semua peredam telah dipasang, Anda bisa mengembalikan seluruh bagian mobil yang sebelumnya dilepas, seperti jok, konsol, karpet, dan lainnya. Pastikan baut dan sekrup yang kembali dipasang juga dalam kondisi kuat agar tidak ada masalah pada kemudian hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.