Tilang Elektronik Nasional Tahap II Dimulai Juli 2021

Kompas.com - 04/06/2021, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan akan meluncurkan sistem tilang elektronik alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Presisi Nasional tahap kedua pada Juli 2021 mendatang.

Dikatakan Kakorlantas Polri Irjen Istiono, akan ada 13 Kepolisian Daerah (Polda) yang tergabung dalam tahap tersebut.

"Rencananya dilaksanakan di Solo nanti pada pertengahan bulan depan (Juli 2021). Ada 13 Polda," katanya, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Apa yang Bisa Dilakukan Pengemudi dan Kru Saat Ada Copet di Bus?

Layar monitor mengawasi pengendara di jalur protokol Kota SerangDok Humas Polda Banten Layar monitor mengawasi pengendara di jalur protokol Kota Serang

Hanya saja, Istiono belum bisa menyebutkan secara pasti titik-titik mana saja yang akan menerapkan ETLE secara bersamaan ini. Tapi dipastikan wilayah terkait merupakan jalur krusial.

Sebelumnya, pada ETLE tahap pertama sudah ada 12 Polda yang menerapkan sistem tersebut. Di antaranya, Polda Banten, Polda Sulawesi Utara, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, dan Polda DIY.

Kemudian ada juga Polda Riau, Polda Jambi, Polda Sumatra Barat, Polda Lampung dan Polda Sulawesi Selatan.

Adapun beberapa pelanggaran yang dapat direkam tilang elektronik atau ETLE ialah, melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan, tidak memakai helm yang berstandar SNI, sampai memainkan gawai saat berkendara.

Baca juga: Polisi Klaim ETLE di Jakarta Turunkan Angka Pelanggaran Lalu Lintas

Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.Aprillio Akbar Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

Tidak terkecuali, pengendara yang menggunakan plat palsu dan tak menggunakan sabuk pengaman. Para pelanggar dikenakan denda mulai Rp 250.000 sampai Rp 750.000.

"Sejak diterapkan ETLE, kepatuhan masyarakat meningkat hingga 40 persen. Sehingga, berdampak baik pada kelancaran lalu lintas serta tingkat kecelakaannya," kata Istiono.

Ia pun berharap bila sistem tilang elektronik ini dapat mengurangi interaksi pelanggar lalu lintas dengan petugas. Jadi, dalam jangka panjang bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.