Antisipasi Puncak Arus Balik, Operasi Ketupat Diperpanjang

Kompas.com - 20/05/2021, 09:22 WIB
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat akan melintas di posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri, Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat akan melintas di posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri, Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mengantisipasi terjadinya puncak arus balik pemudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah pada akhir pekan ini, Polda Metro Jaya memutuskan untuk memperpanjang pelaksaan Operasi Ketupat Jaya hingga 24 Mei 2021 mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Operasi Ketupat Jaya 2021 yang mulanya hanya berlangsung pada 6-17 Mei 2021, diperpanjang karena mempertimbangkan arus balik Idul Fitri yang diprediksi akan mencapai puncak pada Jumat 21 Mei hingga Minggu 23 Mei 2021.

Baca juga: Kerja Sama dengan Pabrikan China, KTM akan Hadirkan Motor 750 cc

“Diperkirakan tanggal 21, 22, dan 23 Mei adalah puncaknya arus balik Idul Fitri 2021. Walaupun Operasi Ketupat tanggal 17 sudah selesai tapi diperpanjang sampai tanggal 24 melihat situasional sekarang,” ujar Yusri Yunus, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (19/5/2021).

Yusri menambahkan, pengawasan arus balik Idul Fitri 16-17 Mei 2021 yang digelar di 14 titik pos pemantauan dan berbagai lokasi lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Setidaknya sebanyak 22.000 lebih pemudik sudah mengikuti swab antigen Covid-19 dari tanggal 16 sampai dengan 18 Mei 2021.

Penyekatan Mudik di CikampekJasa Marga Penyekatan Mudik di Cikampek

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dari total 22.762 orang yang diperiksa swab antigen Covid-19, ada 148 orang yang reaktif atau positif Covid-19,” kata Yusri.

Dari 148 yang positif Covid-19 ini, sebanyak 74 orang isolasi mandiri di rumah dengan stiker dan pemberitahuan kepada RT dan warga sekitarnya.

“Kemudian, 57 orang lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC-19) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat, dan 17 orang dirujuk ke tempat lainnya,” kata Yusri.

Baca juga: Beda Jalan Toyota dan Honda Soal Pengembangan Mobil Listrik

Mengingat selalu ada peningkatan kasus Covid-19 pada masa arus mudik dan arus balik, maka dari itu, Polda Metro Jaya melakukan berbagai upaya untuk mencegah potensi klaster baru dari arus balik. Salah satunya dengan melakukan penyekatan di 14 titik lokasi.

Berikut daftar lokasi penyekatan di Jabodetabek:

1. Parking Bay Km 34 B Cibatu Tol Cikampek arah Jakarta
2. Terminal Pulogebang
3. Terminal Kalideres
4. Jatiuwung
5. Cek Poin Kebon Nanas
6. Kanton Dishub Batuceper
7. PT MCS Logistik Jl. Raya Rengas-Lemahabang
8. Jl. Raya Parung Ciputat Bojong Sari
9. Jl. Raya Bogor (SPBU Cilangkap)
10. Pos Sasak Jarang
11. Pos Tomyang
12. Jl. Gatot Subroto Bitung
13. Terminal Tanjung Priok
14. Terminal Kampung Rambutan



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.