Bahaya, Pengendara Motor Rentan Jatuh Kalau Maksa Salip Lewat Kiri

Kompas.com - 02/05/2021, 14:01 WIB
Tangkapan layar video pengendara sepeda motor jatuh akibat menyalip dari sisi kiri Akun Facebook Mardini AlmuslimTangkapan layar video pengendara sepeda motor jatuh akibat menyalip dari sisi kiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam berkendara, tentu akan bertemu dengan pengguna jalan lain dengan berbagai karakter. Semisal pengendara yang tidak sabaran dan memaksa menyalip lewat sisi kiri.

Padahal menyalip dari sisi kiri memiliki risiko besar untuk terjatuh. Selain itu, tindakan tersebut melanggar aturan lalu lintas, tepatnya pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 109 ayat 1.

Belum lama ini beredar video yang memperlihatkan pengendara sepeda motor terjatuh saat sedang menyalip mobil dari sisi kiri.

Baca juga: Mudik Duluan, Penumpang Bus AKAP Meningkat di Empat Terminal Ini

 

Dari video yang diunggah di grup Facebook Komunitas Dashcam Indonesia pada Sabtu (1/5/2021), pengendara sepeda motor mengalami selip pada ban karena melaju dekat dengan bahu jalan yang berupa tanah berumput.

Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant menjelaskan, menyalip dari sisi kiri atau bahu jalan memang rentan untuk terjadi kecelakaan.

"Sebab bahu jalan memiliki layer yang berbeda serta permukaan yang lebih kasar. Sehingga lebih bahaya ketika digunakan untuk menyalip," kata Sony kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Viral Video Polisi Bubarkan Pelaku Balap Liar dengan Peluru Hampa

Jelas terlihat dalam video tersebut, ada jarak ketinggian antara jalan aspal dengan bahu jalan yang berupa tanah berumput. Melintasi area tersebut tentu saja berisiko kehilangan keseimbangan.

Selain itu, memaksa menyalip dengan kondisi mepet dari kiri, sangat rawan terjadi tabrakan jika tiba-tiba ada orang atau kendaraan lain yang menyeberang dari sisi kanan. Jadi bisa dibilang lebih baik menyalip dari kanan.

Menyalip dari kanan memang belum tentu bebas dari blind spot, tapi setidaknya prosedurnya benar dulu. Yang penting saat nyusul atau pindah lajur, harus dengan pertimbangan yang matang,” ucap Sony menegaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.