Layanan Bus AKAP dan AKDP di Jabodetabek Disetop Sementara

Kompas.com - 02/05/2021, 13:41 WIB
Dua bus di Terminal Poris Plawad Indah, Kota Tangerang, yang masih menunggu penumpang lain berdatangan agar seluruh kursi di dalamnya dapat terisi penuh, Senin (19/4/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALDua bus di Terminal Poris Plawad Indah, Kota Tangerang, yang masih menunggu penumpang lain berdatangan agar seluruh kursi di dalamnya dapat terisi penuh, Senin (19/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Hadirnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), membuat seluruh layanan bus di terminal di Jabodetabek dihentkan sementara.

Aturan ini berlaku mulai tanggal 6-17 Mei 2021 untuk seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Polana B Pramesti, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ mengatakan, pemberhentian sementara layanan AKAP dan AKDP ini baik di terminal yang berada di bawah pengelolaan BPTJ maupun yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Daerah.

Baca juga: Kecelakaan Parah, Mampukah Marc Marquez Balapan Lagi?

Bus-bus yang akan berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur. Foto diambil pada Selasa (14/4/2021).KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD Bus-bus yang akan berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur. Foto diambil pada Selasa (14/4/2021).

Untuk terminal yang berada di bawah BPTJ meliputi Terminal Jatijajar Depok, Terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, dan Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun yang berada dibawah pengelolaan Pemerintah Daerah tediri dari Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Tanjung Priok yang berada dibawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta serta Terminal Bekasi dibawah pengelolaan Pemerintah Kota Bekasi.

Untuk mengakomodir masyarakat yang harus melakukan perjalanan keluar Jabodetabek untuk kepentingan mendesak dan non mudik sebagaimana yang dikecualikan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 13 Tahun 2021, Terminal Terpadu Pulo Gebang dan Terminal Tipe A Kalideres, Jakarta dipersiapkan untuk tetap membuka layanan AKAP.

Baca juga: Dayang Vorela 150, Kembaran ADV150 Tapi Lebih Canggih

“Tentunya selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pelaku perjalanan juga harus memenuhi persyaratan sebagaimana tertuang dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H,” jelas Polana.

Melalui kebijakan ini Polana berharap dapat membuat masyarakat mengurungkan niat untuk melakukan perjalanan ke pulang kampung halaman atau mudik keluar wilayah Jabodetabek. Meski berhenti sementara, aktivitas di terminal tidak dihentikan secara total.

Operasi Patuh Jaya 2018 di DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (3/5/2018). Sebuah bus Transjabodetabek ikut terjaring.Stanly Ravel Operasi Patuh Jaya 2018 di DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (3/5/2018). Sebuah bus Transjabodetabek ikut terjaring.

Penghentian operasional layanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan antar lintas wilayah di Jabodetabek atau sering disebut TransJabodetabek,” kata Polana.

Contoh layanan TransJabodetabek misalnya bus dengan rute dari Terminal Poris Plawad Tangerang menuju Bekasi, meski lintas wilayah propinsi namun masih dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X