Video Motor Menyalip Mobil, Berujung Adu Banteng

Kompas.com - 25/04/2021, 11:01 WIB
Motor adu banteng ketika hendak menyalip instagram.com/dashcam_owners_indonesiaMotor adu banteng ketika hendak menyalip

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar video dua pengendara motor yang adu banteng viral di media sosial setelah diunggah oleh akun instagram Dashcam Owners Indoensia, Sabtu (24/4/2021).

Dalam rekaman tersebut, terlihat pengendara motor yang memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi ingin menyalip mobil yang ada di depannya.

Namun, di waktu yang bersamaan terdapat pengendara motor sedang melaju dari lawan arah.

Kedua pengendara motor itu pun tidak mampu menghindar, hingga akhirnya saling bertabrakan.

Baca juga: Transaksi IIMS Hybrid 2021 Tembus Rp 1 Triliun

Berkaca dari kejadian tersebut tersebut, Training Director The Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, ada empat hal yang harus dipastikan pengemudi sebelum menyalip kendaraan, yaitu aman, diperbolehkan, perlu, dan mampu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pertama aman, tidak ada kendaraan dari belakang yang juga ingin menyalip. Lalu pastikan jarak kendaraan yang ingin disalip dengan kendaraan di depannya cukup jauh, sehingga kita bisa langsung kembali ke jalur yang benar setelah menyalipnya,” ucap Marcell, belum lama ini kepada Kompas.com.

Kemudian yang kedua adalah diperbolehkan atau tidak, misalnya tempatnya dibenarkan untuk menyalip, tidak ada rambu larangan mendahului atau marka membujur utuh. Bukan di jalan menikung, sebab kondisi jalan tersebut penuh dengan area blindspot.

Baca juga: KTM Rilis 890 Duke Tech 3 Edition, Cuma 100 Unit

“Kita dan pengemudi lain dari arah berlawanan sama-sama tidak dapat melihat saat tikungan. Dan bisa bertemu dengan tiba-tiba di tengah tikungan, sehingga bisa adu banteng,” ujarnya.

Ketiga, yaitu perlu atau tidak menyalip kendaraan. Jika dirasa tidak perlu, sebaiknya tidak usah mendahului.

“Terakhir yaitu mampu, pastikan kendaraan yang dikemudikan mampu mendahului. Sebab saat menyalip. kendaraan membutuhkan tenaga lebih agar bisa cepat mendahuluinya,” kata Marcell.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.