Suzuki Bakal Tambah Investasi Rp 1,2 Triliun, buat Ertiga dan XL7 Hybrid

Kompas.com - 12/03/2021, 13:34 WIB
Logo Suzuki reutersLogo Suzuki
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa Suzuki Motor Corp (SMC) Jepang berkomitmen untuk menambah investasi sebesar Rp 1,2 triliun di Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan dalam upaya pabrikan dalam memperluas jangkauan pasar serta mengembangkan Ertiga dan XL7 berbasis mild hybrid di dalam negeri.

"Suzuki sampai 2024 akan menambah investasi sebesar Rp 1,2 triliun dan ini akan menjadi basis bagi pengembangan Ertiga serta XL7 yang basisnya mild hybrid," kata dia dalam konferensi virtual, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Honda Gelontorkan Rp 5,2 Triliun, Mau Relokasi Pabrik ke Indonesia

Fasilitas produksi baru Suzuki di Cikarang, Jawa Barat, menyerap investasi 1 miliar dollar AS.M Lulut Fasilitas produksi baru Suzuki di Cikarang, Jawa Barat, menyerap investasi 1 miliar dollar AS.

Agus menambahkan, model-model tersebut akan dikembangkan menjadi produk ekspor untuk memenuhi pasar otomotif di negara-negara Asia dan Latin Amerika.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia Heri Akhmadi menyampaikan, alasan Suzuki memilih untuk mengembangkan mild hybrid karena mereka mempunyai teknologi yang disebut Integrated Starter Generator (ISG).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teknologi ini dinilai cocok untuk pasar Indonesia karena lebih terjangkau dan sesuai dengan tujuan pemerintah untuk menekan gas buang pada kendaraan bermotor.

Baca juga: Temui Prinsipal Toyota, Kemenperin Kantongi Janji Ekspor ke 100 Negara

Pengujian kembali Suzuki XL7 menjelang satu tahun kehadirannya di IndonesiaKompas.com / Stanly Ravel Pengujian kembali Suzuki XL7 menjelang satu tahun kehadirannya di Indonesia

"Di samping itu, ISG juga bisa menekan konsumsi bahan bakar hingga 15 persen dan mengurangi emisi 20 persen," ucapnya.

"Jadi bukan dilihat apakah mobil listrik murni atau PHEV, tapi tujuan kita menekan emisi, apapun teknologi yang digunakan. Di samping itu kita juga harus tetap memperhatikan program serupa yang tengah berjalan seperti LCGC dan Biodiesel," kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.