Ada Insentif PPnBM 0 Persen, Toyota dan Daihatsu Tunggu Petunjuk Pelaksana

Kompas.com - 15/02/2021, 14:12 WIB
Sejumlah sales promotion girl (spg) berpose di samping salah satu mobil dari Toyota saat pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019  diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah sales promotion girl (spg) berpose di samping salah satu mobil dari Toyota saat pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyetujui usulan Kementerian Perindustrian terkait relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor secara bertahap pada 2021.

Pada tahap pertama yang berlangsung Maret-Mei, insentif PPnBM akan diberikan 100 persen dari tarif semestinya.

Sementara pada tahap kedua (Juni-Agustus) insentifnya 50 persen, dan tahap ketiga (September-November) sebesar 25 persen.

Baca juga: Diproduksi sejak 2019, Berapa Unit Mobil Esemka yang Terjual?

Toyota Calya 2019Stanly Ravel/Kompas.com Toyota Calya 2019

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan, insentif diberikan kepada mobil dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc, berpenggerak 4x2, termasuk sedan, dengan kandungan lokal mencapai 70 persen.

“Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, diperhitungkan dapat terjadi peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit,” ucap Airlangga, dalam keterangan tertulis (11/2/2021).

Insentif yang akan diberikan pemerintah memang tidak berlaku untuk semua jenis mobil. Namun rencana ini bisa jadi stimulus bagi industri otomotif yang sempat anjlok pada 2020.

Baca juga: Kemenkeu Setuju, Ini Alasan Mobil di Bawah 1.500 cc Dapat Diskon Pajak

Suasana booth Toyota di GIIAS 2017 Makassar.GIIAS Suasana booth Toyota di GIIAS 2017 Makassar.

Karena dengan harga jual mobil yang lebih murah, diprediksi akan membuat pembelian semakin bergairah.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, mengatakan, pihaknya bakal terus memantau perkembangan kebijakan ini.

“Ya kami sudah baca infonya di beberapa media, sebagai pelaku industri tentu kita ikuti aturan dan arahan pemerintah, apalagi untuk industri dan untuk masyarakat yang butuh mobilitas,” ujar Anton, kepada Kompas.com (15/2/2021).

Baca juga: Dapat PPnBM 0 Persen dan Diskon, Harga Low MPV Bisa Semurah LCGC

Daihatsu Sigra Facelift 2019KOMPAS.com/Ruly Daihatsu Sigra Facelift 2019

“Saat ini kita lagi tunggu detail teknisnya sambil dipelajari, nanti kalau sudah fix kami kabari lebih jauh,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X