Mengenal Chevrolet Tavera, Kembaran Panther yang Minum Bensin

Kompas.com - 11/02/2021, 15:34 WIB
Tampilan Chevrolet Tavera, kembaran Isuzu Panther OLX.co.idTampilan Chevrolet Tavera, kembaran Isuzu Panther
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Isuzu Indonesia akhirnya resmi menghentikan produksi Panther. Sepanjang hadir di Tanah Air, mobil ini sudah terjual sebanyak 433.117 unit untuk varian minibus dan pikap.

Attias Asril, Marketing Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), mengatakan, pihaknya akan fokus menggarap segmen kendaraan niaga.

Meski begitu, servis dan spare part Panther masih dijamin hingga beberapa tahun ke depan. Adapun mobil penumpang Isuzu ke depannya menyisakan MU-X dan D-Max.

Baca juga: Kenapa Konsumen Masih Setia dengan Isuzu Panther

Ilustrasi Chevrolet TaveraOLX.co.id Ilustrasi Chevrolet Tavera

“Pastinya akan ada produk baru, sebagaimana sudah tersebar juga bocoran-bocorannya di jagad maya,” ujar Attias, dalam konferensi virtual (10/2/2021).

Panther diproduksi dari 1991 hingga 2020, model generasi pertama atau yang disebut Panther Kotak dikembangkan di Tanah Air untuk pasar Asia Tenggara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada tahun 2000, lahirlah generasi kedua dengan tampilan agak membulat atau yang disebut Panther Kotak.

Baca juga: Biaya Servis Carry Minibus Sampai 100.000 Km, Rp 6 Jutaan

Ilustrasi interior Chevrolet TaveraOLX.co.id Ilustrasi interior Chevrolet Tavera

Generasi kedua Panther juga diproduksi dan beredar di India dengan nama Chevrolet Tavera, karena menjadi proyek kerja sama dengan General Motors.

Tavera akhirnya turut dibawa ke Indonesia sekitar tahun 2001-2002.Melihat wujudnya, tak jarang orang mengiranya Isuzu Panther yang pakai emblem Chevrolet.

Pasalnya wujud Tavera memang sama persis dengan Panther. Mobil ini mengambil basis dari varian Touring.

Baca juga: Jalur Ambles, Astra Tol Cipali Mulai Pembuatan Jalan Sementara

Tampilan mesin Chevrolet TaveraOLX.co.id Tampilan mesin Chevrolet Tavera

Meski tampilan eksterior dan interior sangat identik, mesinnya ternyata berbeda. Wajar saja, Tavera menggunakan mesin bensin, tak seperti Panther yang terkenal 'pinter' dengan dieselnya.

Tavera menggunakan mesin 4 silinder 2.200 cc SOHC dengan Multi Port Fuel Injection, yang dapat menghasilkan tenaga 114 dk dan torsi sekitar 176 Nm.

Mesin tersebut tak jauh berbeda dengan yang digunakan oleh Blazer Montera. Dapur pacu itu terasa bertenaga pada putaran menengah hingga atas.

Saat baru diluncurkan, mobil ini dibanderol di angka Rp 160 jutaan. Sementara di pasar mobil bekas, saat ini Tavera dilego di kisaran Rp 50 jutaan hingga Rp 60 jutaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.