Paten Bocor, Harley Kembangkan Mesin Supercharger

Kompas.com - 11/02/2021, 13:51 WIB
Paten Harley-Davidson bocor pakai supercharger Foto: VisordownPaten Harley-Davidson bocor pakai supercharger
|

MILWAUKEE, KOMPAS.com - Paten bocor memperlihatkan bahwa Harley-Davidson mengembangkan mesin V-Twin dengan tambahan supercharger.

Paten yang bocor memperlihatkan supercharger diletakkan di bagian belakang silinder. Lokasinya dapat dengan mudah dilihat dari posisi samping.

Baca juga: H-D Panhead Ikonik dari Film Easy Rider

Paten Harley-Davidson bocor pakai superchargerFoto: Visrordown Paten Harley-Davidson bocor pakai supercharger

Supercharger-nya akan digerakkan oleh sabuk terletak di atas girboks. Piranti trsebut kemudian akan menyuplai udara untuk meningkatkan pembakaran mesin.

Mengutip Visordown, Kamis (11/2/2021), pengembangan supercharger disebut bisa jadi salah satu cara H-D untuk membuat emisi gas buang lebih rendah.

Prediksi lain yaitu supercharger ini bisa dijual sebagai piranti tambahan saat konsumen membeli motor. Jadi semacam komponen peningkat tenaga yang mudah dan efisien.

Baca juga: Cushman Eagle, Skuter Retro Bergaya Harley Davidson

Paten Harley-Davidson bocor pakai superchargerFoto: Visordown Paten Harley-Davidson bocor pakai supercharger

Seperti diketahui bisnis suku cadang H-D termasuk bagian yang membawa banyak penghasilan ke perusahaan. Termasuk modifikasi pabrikan.

Meski sudah ada patennya belum diketahui pasti kapan supercharger ini bisa diproduksi massal. Sebab paten biasanya hanya melindungi soal kekayaan itelektual.



Sumber visordown
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X