Jangan Samakan Setel Spion Mobil untuk Perjalanan Dalam dan Luar Kota

Kompas.com - 28/01/2021, 15:01 WIB
Samar Almogren terlihat di kaca spion mobilnya saat berkendara melalui jalanan Kota Riyadh, Minggu (24/6/2018). Momen bersejarah tercipta setelah otoritas Saudi pada 24 Juni waktu setempat resmi mencabut larangan bagi perempuan untuk mengemudi sebagai bagian dari program Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman memodernisasi beragam aspek dalam masyarakat Saudi. AFP PHOTO/FAYEZ NURELDINESamar Almogren terlihat di kaca spion mobilnya saat berkendara melalui jalanan Kota Riyadh, Minggu (24/6/2018). Momen bersejarah tercipta setelah otoritas Saudi pada 24 Juni waktu setempat resmi mencabut larangan bagi perempuan untuk mengemudi sebagai bagian dari program Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman memodernisasi beragam aspek dalam masyarakat Saudi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih banyak pengemudi, khususnya pengemudi pemula yang belum paham pentingnya kaca spion. Tidak jarang, banyak pengemudi yang belum paham bagaimana menyetel kaca spion sesuai dengan posisi berkendaranya.

Padahal, spion jadi salah satu komponen penting yang menentukan keselamatan saat berkendara. Tidak mengatur kaca spion dengan benar, sama saja meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.

Baca juga: Yamaha Fino 125 Sporty Punya 3 Warna Baru, Segini Harganya

Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong Deni Adrian mengatakan, pengemudi sebaiknya mengatur kaca spion setiap akan mulai berkendara.

Menurut Deni, pengaturan kaca spion dapat didasarkan pada lokasi dan tujuan perjalanan. Misalnya untuk dipakai sehari-hari, arah kaca spion sebaiknya lebih banyak porsinya yang mengarah ke bagian bodi.

Posisi kaca spion yang ideal agar bisa berfungsi dengan baik.www.inovasee.com Posisi kaca spion yang ideal agar bisa berfungsi dengan baik.

“Untuk posisi kaca spion di dalam kota, harus menampilkan 70 persen bodi mobil dan 30 persen jalan. Sebab saat di kemacetan atau keadaan yang padat. Kita perlu mengatahui posisi dan jarak kendaraan lain, terutama yang berada di samping mobil,” ujar Deni saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/1/2021).

Sementara itu, posisi kaca spion yang dipakai untuk perjalanan ke luar kota, baiknya lebih banyak menampilkan keadaan jalan dibandingkan bagian bodi mobil.

“Supaya jarak pandang lebih luas dan meminimalisir blind spot pada bagian kanan belakang,” ucap Deni.

Sedangkan untuk pengaturan kaca spion saat mobil hendak mundur, sebaiknya bagian bawah yang lebih banyak di tampilkan.

“Saat parkir mundur, setelan kaca spion diarahkan ke bagian bawah mobil atau roda belakang. Tujuannya agar dapat melihat posisi dan jarak saat parkir, apakah sudah cukup dekat atau belum dengan objek di belakang,” kata Deni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X