Viral, Video Vespa Modif Brutal yang Lebarnya Sebadan Jalan

Kompas.com - 07/01/2021, 12:21 WIB
 Vespa Modif Lebarnya Sebadan Jalan instagram.com/infoheboh Vespa Modif Lebarnya Sebadan Jalan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran skuter Vespa yang dimodifikasi secara brutal kerap ditemukan di jalanan.

Tak jarang, keberadaan skuter tersebut dianggap meresahkan karena tidak dilengkapi berbagai komponen penting mulai dari lampu hingga klaskon.

Contohnya video yang sedang viral di media sosial. Video yang diunggah oleh akun @infoheboh memperlihatkan Vespa dengan gaya modifikasi rat bike dikendarai oleh pria berbaju putih melaju memenuhi badan jalan.

Baca juga: Modifikasi S-Class Bergaya Stance Ala Dokter Spesialis

Modifikasi seperti itu tentu berbahaya bagi pengendara dan pengguna jalan lainnya karena hanya menyisakan rangka yang menghubungkan antara ban di sisi kiri dan kanan.

Hal yang menjadi perhatian warganet adalah lebar kendaraan tersebut memiliki ukuran yang nyaris menutupi setengah badan jalan yang dilaluinya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Infoheboh Berita Fakta Media (@infoheboh)

Terkait hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana menegaskan, mereka yang memodifikasi kendaraan secara ekstrem itu adalah orang yang stres dan tidak memikirkan keselamatan orang lain.

Sebab, menurut Sony, jika orang tersebut memiliki akal pikiran yang sehat pasti berpikir bahwa faktor keselamatannya dan orang lain adalah hal yang utama.

“Harus dipahami bahwa di jalanan kita tidak sendirian. Harus berbagi, dan jalan tersebut juga sudah dibatasi marka jalan. Tidak bisa sembarangan,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/1/2021).

Kemudian Sony melanjutkan, dalam memodifikasi kendaraan juga tidak boleh asal. Harus mengacu pada panduan-panduan yang benar dan sesuai regulasi.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Yogya Berlaku sampai Akhir Juni 2021

“Harus diuji tes oleh departemen keselamatan sebelum digunakan. Jika tidak sesuai seperti video tersebut harus dihentikan atau disetop karena membahayakan,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X