PSBB Lebih Ketat, Jadwal IIMS 2021 Diundur

Kompas.com - 07/01/2021, 13:21 WIB
Indonesia International Motor Show (IIMS) Indonesia International Motor Show (IIMS)Indonesia International Motor Show (IIMS)

JAKARTA, KOMPAS.com - Masa pandemi belum berakhir, di Indonesia bahkan kasus positif Covid-19 terus melonjak. Sehingga, pemerintah terpaksa memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lebih ketat di Jawa dan Bali.

Kebijakan ini membuat Dyandra Promosindo selaku penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) terpaksa kembali menggeser jadwal penyelenggaraan. Awalnya, IIMS akan digelar pada 18-28 Februari 2021.

Baca juga: Sinyal Hadir di IIMS, Bocoran Harga City Hatchback Mulai Rp 260 Jutaan

Dengan diberlakukannya PSBB lebih ketat untuk wilayah Jawa dan Bali, Dyandra akan menggelar IIMS ke tanggal alternatif yang sudah disiapkan bersama JIExpo Kemayoran, yaitu 18 – 28 Maret 2021. IIMS nantinya masih akan tetap digelar dengan platform hibrida.

IIMS Motobike Hybrid Show KOMPAS.com/Gilang IIMS Motobike Hybrid Show

"Seperti yang sudah kami umumkan sebelumnya, Dyandra dan JIExpo sepakat untuk membuat rencana cadangan, kita sebut Plan B dan C, karena situasi pandemik Covid-19 masih fluktuatif dan dinamis," jelas Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, dalam keterangan resminya, Kamis (7/1/2021)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, dari sisi persiapan operasional, tahap yang sudah dilakukan Dyandra Promosindo dan JIExpo Kemayoran dalam mempersiapkan Protokol Kesehatan berpameran hibrida, dapat dikatakan sudah mendekati titik maksimal.

Baca juga: IIMS Motobike Hybrid Show 2020, Jadi Sinyal Positif Industri Otomotif

JIExpo Kemayoran juga sudah mendapatkan Surat Keputusan Pembukaan Kembali Usaha Pariwisata di masa PSBB Transisi Bagi Kegiatan Pameran yang dikeluarkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Selain itu, Dyandra dan JIExpo juga sudah mempersiapkan pengendalian jumlah pengunjung yang diizinkan, perluasan gangway, lalu lintas visitor yang menjamin tidak ada kerumunan, penerapan cashless, serba-digital hingga peralatan dan informasi berpameran di era new normal.

Upaya ini mendapat apresiasi dari pemerintah, khususnya Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kesehatan, Kepolisian dan Gugus Tugas DKI Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X