Enggak Usah Ribet, Lupakan Saja Pengemudi Agresif di Jalan

Kompas.com - 02/01/2021, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comJalan raya merupakan fasilitas umum yang digunakan oleh banyak orang. Namun, sering terlihat ada saja pengemudi yang tidak sabaran sehingga sering menyalip dengan cara tidak aman.

Misalnya seperti video pada Instagram yang diunggah oleh akun Dashcam Owners Indonesia. Menurut data unggahan, video merupakan kejadian di Jalan Lintas Malangbong, Garut, Jawa Barat. Terlihat mobil SUV putih yang menyalip di tempat yang tidak aman sambil menyalakan strobo.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, pengemudi seperti itu termasuk dalam kategori agresif, banyak risiko bahaya yang dia abaikan saat ingin menyalip kendaraan di depannya.

Baca juga: Yamaha F155, Versi Sangar Exciter 155!

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

 

“Pertama marka jalan yang berwarna kuning artinya jalan dua arah dan berisiko tinggi kecelakaan kalau di langgar. Kedua, jalan provinsi yang sempit harus disikapi dengan bijaksana, menyusul di area yang aman,” kata Sony kepada Kompas.com, Jumat (1/1/2021).

Ketiga, jangan memaksakan diri untuk mendahului kalau tidak ada ruangnya, karena akan mengganggu orang lain. Jika melihat pengemudi seperti ini saat di jalan, lebih baik jauhi atau hindari karena berisiko bahaya.

“Jangan sampai kecelakaan yang menimpa dirinya akan melibatkan kita. Sekalipun dia terlibat kecelakaan, dia tetap akan mencari pembenaran atas perilakunya,” ucap Sony.

Baca juga: Era Mobil Listrik, Industri Otomotif Jepang Bisa Kehilangan Daya Saing

Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan juga mengatakan yang sama. Lebih baik kasih jalan dan buat pikiran positif, mungkin pengemudi yang agresif tadi dalam kondisi darurat.

“Dengan berpikiran positif tersebut membuat emosi kita tidak terpancing, lebih baik yang waras ngalah. Tipsnya jika bertemu pengemudi agrasif yaitu hindari dan jangan ikut terpancing,” kata Marcell kepada Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.