Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunci Immobilizer Hilang, Apa yang Harus Dilakukan Pemilik Mobil?

Kompas.com - 01/12/2020, 07:12 WIB
Ari Purnomo,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Teknologi pengaman kendaraan roda empat seperti immobilizer memang cukup membantu pemilik mobil dalam mencegah adanya pencurian.

Bahkan, teknologi ini digadang-gadang menjadi salah satu sistem pengaman kendaraan yang paling canggih saat ini.

Sistem pengamanan ini menggunakan transponder yang ada pada anak kunci dan langsung terkoneksi dengan Electronic Control Unit (ECU).

Dengan teknologi ini, hanya anak kunci asli yang datanya sudah terdaftar di ECU saja yang bisa digunakan untuk menghidupkan mesin mobil.

Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Lalu bagaimana jika anak kunci immobilizer hilang?

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, jika anak kunci hilang dan masih ada kunci cadangan bisa saja dilakukan duplikasi.

Proses duplikasi kunci immobilizer pada kendaraanOtomania/Setyo Adi Proses duplikasi kunci immobilizer pada kendaraan

Tetapi, menurutnya jika satu anak kunci hilang sebaiknya dilakukan penghapusan data dari sistem ECU. Langkah ini dirasa akan lebih aman mengingat kunci yang hilang bisa digunakan orang lain.

“Misalkan salah satu anak kuncinya hilang, sebaiknya lakukan penghapusan data dari ECU. jadi nantinya, enkripsi kunci yang hilang itu bakal dihapus dari sistem ECU,” kata Didi kepada Kompas.com, Senin (30/11/2020).

Dengan penghapusan data ini, otomatis anak kunci yang hilang tadi sudah tidak bisa lagi digunakan untuk menyalakan mobil, meskipun anak kunci bisa masuk ke kontak.

Baca juga: Blokir STNK Segera Berlaku, Pelajari Regulasinya

“Jangan sampai kunci yang hilang ditemukan orang lain dan ketika dipencet orang lain, dia bisa masuk," ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Executive Coordinator Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi.

Kunci Immobilizer yang siap dijadikan duplikat.Febri Ardani/KompasOtomotif Kunci Immobilizer yang siap dijadikan duplikat.

Bambang menambahkan, penghapusan data kunci yang hilang ini tujuannya untuk keamanan, dan penghapusan data bisa dilakukan di bengkel resmi.

“Untuk kunci yang hilang, data kunci sebaiknya dihapus dan itu bisa dilakukan di bengkel. Selanjutnya dilakukan pendaftaran baru lagi,” ucapnya.

Baca juga: Masih Banyak yang Bingung Beda Teknologi Immobilizer dan Keyless

Kemudian, bagi pemilik kendaraan yang ingin membuat kunci cadangan yang baru lagi bisa juga mengajukan duplikasi.

Sehingga, jika nantinya salah satu kunci tercecer atau lupa menempatkannya bisa menggunakan kunci cadangan yang sudah terdaftar di ECU.

“Kalau masih ada kunci cadangannya bisa saja melakukan duplikasi,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com