Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kunci Immobilizer Hilang, Apa yang Harus Dilakukan Pemilik Mobil?

JAKARTA, KOMPAS.com - Teknologi pengaman kendaraan roda empat seperti immobilizer memang cukup membantu pemilik mobil dalam mencegah adanya pencurian.

Bahkan, teknologi ini digadang-gadang menjadi salah satu sistem pengaman kendaraan yang paling canggih saat ini.

Sistem pengamanan ini menggunakan transponder yang ada pada anak kunci dan langsung terkoneksi dengan Electronic Control Unit (ECU).

Dengan teknologi ini, hanya anak kunci asli yang datanya sudah terdaftar di ECU saja yang bisa digunakan untuk menghidupkan mesin mobil.

Lalu bagaimana jika anak kunci immobilizer hilang?

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, jika anak kunci hilang dan masih ada kunci cadangan bisa saja dilakukan duplikasi.

Tetapi, menurutnya jika satu anak kunci hilang sebaiknya dilakukan penghapusan data dari sistem ECU. Langkah ini dirasa akan lebih aman mengingat kunci yang hilang bisa digunakan orang lain.

“Misalkan salah satu anak kuncinya hilang, sebaiknya lakukan penghapusan data dari ECU. jadi nantinya, enkripsi kunci yang hilang itu bakal dihapus dari sistem ECU,” kata Didi kepada Kompas.com, Senin (30/11/2020).

Dengan penghapusan data ini, otomatis anak kunci yang hilang tadi sudah tidak bisa lagi digunakan untuk menyalakan mobil, meskipun anak kunci bisa masuk ke kontak.

“Jangan sampai kunci yang hilang ditemukan orang lain dan ketika dipencet orang lain, dia bisa masuk," ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Executive Coordinator Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi.

Bambang menambahkan, penghapusan data kunci yang hilang ini tujuannya untuk keamanan, dan penghapusan data bisa dilakukan di bengkel resmi.

“Untuk kunci yang hilang, data kunci sebaiknya dihapus dan itu bisa dilakukan di bengkel. Selanjutnya dilakukan pendaftaran baru lagi,” ucapnya.

Kemudian, bagi pemilik kendaraan yang ingin membuat kunci cadangan yang baru lagi bisa juga mengajukan duplikasi.

Sehingga, jika nantinya salah satu kunci tercecer atau lupa menempatkannya bisa menggunakan kunci cadangan yang sudah terdaftar di ECU.

“Kalau masih ada kunci cadangannya bisa saja melakukan duplikasi,” tuturnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/12/01/071200615/kunci-immobilizer-hilang-apa-yang-harus-dilakukan-pemilik-mobil-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke