Masuk Prioritas Riset Nasional, Indonesia Fokus Pengembangan Bus dan Motor Listrik

Kompas.com - 27/11/2020, 19:31 WIB
Ilustrasi kendaraan listrik stanlyIlustrasi kendaraan listrik
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) telah meresmikan program atau peta Prioritas Riset Nasional (PRN) untuk tahun 2020-2024 yang terdiri atas sembilan bidang.

Menristek/BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan, salah satunya ialah pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri dalam upaya menyiapkan diri menyambut era elektrifikasi.

" Kendaraan listrik itu tidak hanya satu produk, tapi dalam satu kelompok termasuk pengembangan baterai dalam rangka energy storage facility," katanya dalam Rapat Kerja Kemenristek/BRIN yang disiarkan secara daring, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Upaya Mobil Anak Bangsa Bisa Bersaing di Dalam Negeri

Prototipe bus listrik MAB di PT Karoseri Anak Bangsa, Demak, Jawa Tengah Prototipe bus listrik MAB di PT Karoseri Anak Bangsa, Demak, Jawa Tengah

Bambang menjelaskan, lima universitas yakni UI, ITB, UNS, UGM, hingga ITS terlibat langsung dalam pengembangan kendaraan listrik. Kampus nantinya juga bakal mendapat dukungan dari LIPI dan BPPT.

"Kita fokus pada bus, baik ukuran besar maupun sedang. Serta, sepeda motor," paparnya.

Komponen bus dan sepeda motor itu juga dipastikan berasal dari inovasi dalam negeri. Setiap kampus atau lembaga yang terlibat saat ini sudah memiliki peran masing-masing dalam setiap komponen kendaraan.

"Kemarin kebetulan kita sudah lihat salah satu contoh integrasi dari berbagai hasil risetnya. Semoga nanti kita memastikan kendaraan listrik Indonesia benar-benar matang dan tahun depan sudah mulai diproduksi," ujar Bambang.

Baca juga: Mobil Listrik Baru Bisa Laris Kalau Harga Rp 300 Jutaan

WIMA buka flagship store Gesits di Cawang, Jakarta Timur.                   Foto: Istimewa WIMA buka flagship store Gesits di Cawang, Jakarta Timur.

"Sehingga, kita memiliki kemampuan penguasaan teknologi di kendaraan listrik," lanjut dia.

Pada kesempatan sama, Bambang juga memastikan bahwa PRN 2020-2024 akan terus berjalan meski masih dibayangi oleh pandemi virus corona alias Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X