Kasus Bus Karina Terbakar, Ini Tiga Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Kompas.com - 25/10/2020, 16:41 WIB
ilustrasi/Puluhan bus terbakar di terminal Pondok Cabe, Tanggerang Selatan, Jumat (27/9/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONilustrasi/Puluhan bus terbakar di terminal Pondok Cabe, Tanggerang Selatan, Jumat (27/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com – Peristiwa bus terbakar baru saja terjadi pada bus double decker milik PO Karina di pool Karina TB Simatupang, Sabtu (24/10/2020). Kejadian bus terbakar ini bukanlah yang pertama terjadi di Indonesia.

Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan mengatakan, ada tiga hal yang bisa menyebabkan bus terbakar. Seperti pembebanan arus yang salah, instalasi yang tidak sesuai dan material yang kurang baik.

“Pembebanan arus yang salah juga disebut error by design. Untuk memastikan hal ini, harus melihat wiring diagramnya, dari situ dilakukan analisa pembebanan kelistrikan,” ucap Ahmad kepada Kompas.com, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Intip Harga Isuzu Panther Bekas, Mulai Rp 30 Jutaan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Breaking News : Kebakaran Bus Karina Pool TB Simatupang. Mungkin ada yang tau kronologinya ? Video : Twitter Widodo Groho #karinabus #lorenakarina #lorenabus #buskarina #buskarinadoubledecker

A post shared by Ayo Naik Bis (dot) Com (@ayonaikbiscom) on Oct 24, 2020 at 12:29pm PDT

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Ahmad mengatakan, menemukan kasus error by design ini saat bus Transjakarta yang terbakar. Kemudian ada juga instalasi yang tidak sesuai standar pratice industry dan terjadi pada proses maintenance.

“Hal ini sering dipicu oleh mekanik yang tidak kompeten serta budaya kerja yang buruk, tidak memerhatikan standar teknis,” kata Ahmad.

Baca juga: Pertamina Jadi Sponsor Utama Tim Balap Indonesia di Moto2

Terakhir yaitu masalah penggunaan material yang tidak sesuai, seperti kabel, konektor, dan lainnya. Ketiga hal ini akan menimbulkan apa yang disebut dengan bad connection atau short circuit yang merupakan pemantik terjadinya api.

“Jika di situ terdapat oksigen dan benda yang mudah terbakar, maka terjadilah kebakaran. Misalnya seperti terbakarnya bus Rosalia Indah di Banyumas, dikarenakan faktor nomor dua dan tiga,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.