Kemenhub Prediksi 622.039 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Pekan Depan

Kompas.com - 23/10/2020, 15:23 WIB
Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB. ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARSejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan volume arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui Pintu Tol Cikampek Utama sebanyak 7.044 kendaraan atau 27 persen jelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai Jumat 24 April pukul 00.01 WIB.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub sudah menyiapkan beragam skenario mengantisipasi kepadatan lalu lintas menjelang libur panjang pekan depan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, volume pergerakan di jalur darat masih akan didominasi oleh mobil pribadi. Adapun tren perjalanan akan lebih tinggi via jalan tol dibandingkan jalan arteri atau nasional.

Kondisi tersebut didapat berdasarkan pola yang ada sebelumnya, bahkan dibandingkan dengan libur Idul Adha pada Agustus lalu, secara potensi juga tidak jauh berbeda. Sebab, kondisinya sama, yakni dalam posisi PSBB transisi dan masih situasi pandemi.

Baca juga: Kemenhub Batasi Operasional Angkutan Barang Saat Libur Panjang

"Jadi polanya hampir sama, kemungkinan besar masyarakat yang selama ini tak melakukan perjalanan jauh akan keluar. Sehingga, potensi pada long weekend nanti akan banyak yang melakukan perjalanan," ucap Budi dalam konferensi pers virtual mengenai antisipasi Kemenhub pada libur panjang Maulid Nabi, Jumat (23/10/2020).

Kepadatan arus balik kendaraan mudik lebaran terlihat di Tol Cipularang-Palimanan menuju Jakarta, Jumat (30/6/2017). Kepadatan volume kendaraan terlihat di ruas jalan tol km 86 hingga km 138. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Kepadatan arus balik kendaraan mudik lebaran terlihat di Tol Cipularang-Palimanan menuju Jakarta, Jumat (30/6/2017). Kepadatan volume kendaraan terlihat di ruas jalan tol km 86 hingga km 138. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

"Untuk potensinya sebesar 21 persen akan menggunakan jalan tol, jadi didominasi di jalan tol. Sedangkan jalan nasional dari pengalaman sebelumnya bisa dikatakan sangat sedikit sekali," kata dia.

Sementara secara sebaran pergerakan arus lalu lintas di jalan tol, Budi menjelaskan bahwa arah timur, tepatnya menuju Tol-Trans Jawa, akan mendominasi dengan perkiraan mencapai 51,53 persen.

Bila dipecah secara distribusi, kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama akan jauh lebih banyak, sedangkan arah Jawa Barat untuk menuju Bandung dan wilayah lain melalui Pintu Tol Kalihurip Utama mencapai 48,47 persen.

Baca juga: Waspada Puncak Arus Mudik dan Balik Libur Panjang Akhir Pekan Depan

Kendaraan pemudik memadati jalur tol Palikanci, Tegalkarang, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). Pada puncak balik H+4 Lebaran 2019, jalur tol Palimanan-Kanci (Palikanci) mengalami peningkatan volume kendaraan pemudik menuju Jakarta.ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA Kendaraan pemudik memadati jalur tol Palikanci, Tegalkarang, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). Pada puncak balik H+4 Lebaran 2019, jalur tol Palimanan-Kanci (Palikanci) mengalami peningkatan volume kendaraan pemudik menuju Jakarta.

Sementara pergerakan ke arah selatan atau Gerbang Tol Ciawi, persentasenya sebanyak 23,51 persen, lalu disusul ke arah barat atau Merak sebanyak 28,32 persen.

"Jadi kenaikan persentase untuk kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalan tol sekitar 21,77 persen dibandingkan kondisi normal, dengan prediksi kendaraan yang pergi mencapai 622.039 unit," kata Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X