Rapor Penjualan Daihatsu, Sigra Masih Jadi Tulang Punggung

Kompas.com - 16/10/2020, 10:12 WIB
Daihatsu Sigra facelift meluncur dengan membawa beberapa perubahan. KOMPAS.com/GilangDaihatsu Sigra facelift meluncur dengan membawa beberapa perubahan.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi pandemi Covid-19 membuat penjualan otomotif nasional masih belum stabil. Bahkan hingga September 2020, atau jelang dua bulan tutup tahun, pasarnya diklaim masih pasang-surut.

Namun demikian, di tengah beragam isu seperti PSBB ketat dan relaksasi pajak, pada September pasar otomotif Indonesia meranjak naik dibandingkan Agustus. Pertumbuhannya mencapai 15,5 persen dengan pencapaian 407 ribu unit untuk retail.

Tapi memang bila dibandingkan secara data year to date (YTD) 2019 dengan jumlah pencapaian hingga 760 unit, pasar otomotif Indonesia mengalami penurunan sebesar 46,4 persen.

Baca juga: Thailand Punya Fortuner Legender, Kenapa di Indonesia Tidak Ada?

Kondisi ini cukup menarik bagi PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang memiliki pencapaian positif di September 2020.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International–Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), menjelaskan pencapaian Daihatsu mengalami kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan pencapaian market otomotif nasional.

Peluncuran Daihatsu Ayla dan Sirion terbaru, Kamis (19/3/2020) dilakukan melalui live streaming akibat penyebaran virus Corona. Pembaruan di kedua model terbilang minim namun diharapkan dapat memacu pasar LCGC dan Hatchback yang melambat akibat kondisi ekonomi dan global. Foto : ADMADM Peluncuran Daihatsu Ayla dan Sirion terbaru, Kamis (19/3/2020) dilakukan melalui live streaming akibat penyebaran virus Corona. Pembaruan di kedua model terbilang minim namun diharapkan dapat memacu pasar LCGC dan Hatchback yang melambat akibat kondisi ekonomi dan global. Foto : ADM

"Daihatsu sampai saat masih bertahan di posisi nomor dua, market share YTD September naik. Pada September, Daihatsu membukukan penjualan 7.721 unit, naik sekitar 23 persen dibandingkan Agustus yang hanya 6.300 unit," ujar Hendrayadi, dalam diskusi virutal bersama media, Kamis (15/10/2020).

"Ini berdampak pada kenaikan market share yang menjadi 18 persen. Kesimpulannya penjualan Daihatsu di pasar ritel lebih baik daripada pertumbuhan pasar otomotif nasional yang naik 15,5 persen tadi," kata dia.

Tak hanya ritel, dari segi wholesales juga Daihatsu mengantongi hasil positif. Pada September distribusi dari pabrik ke diler mencapai 11.204 unit, atau naik sekitar 68 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 6.651 unit.

Baca juga: Kapasitas Produksi Tahunan Daihatsu Diperkirakan Anjlok 46 Persen

Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.KOMPAS.com / FEBRI ARDANI Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.

Meski dibandingkan data tahun lalu mengalami penurunan sampai 48 persen, tapi jumlah tersebut diklaim masih lebih baik bila disandingkan dengan data penurunan wholesales secara nasional.

Kontribusi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X