Kapasitas Produksi Tahunan Daihatsu Diperkirakan Anjlok 46 Persen

Kompas.com - 02/10/2020, 18:41 WIB
Pabrik Daihatsu di Karawang Zulkifli BJPabrik Daihatsu di Karawang
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Daihatsu Indonesia tak menampik tengah mengalami penurunan kapasitas produksi secara signifikan tahun ini sebagai dampak dari pandemi virus corona alias Covid-19.

Perseroan memperkirakan, hingga akhir tahun produksi yang dapat dicapai hanya berada di angka 283.000 unit saja. Jumlah ini jauh dari kondisi normal yang mampu mencapai 530.000 unit atau anjlok 46,6 persen.

"Tahun ini diperkirakan produksi hanya mencapai 238.000 unit, lebih rendah dibandingkan dengan kondisi normal," kata Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Ingat Recall Kendaraan Bukan Aib, Begini Aturannya di Indonesia

Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.KOMPAS.com / FEBRI ARDANI Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.

Ia menjelaskan, perlambatan tersebut seiring dengan sempat terhentinya aktivitas pabrik pada awal periode pandemi (April-Mei 2020) dan penyesuaian waktu kerja dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Saat kondisi normal, kita bisa memproduksi satu unit kendaraan dalam waktu 1,5 menit. Tapi sekarang jadi sedikit lebih lama yaitu 3,5 menit per mobil," ujar Amelia.

"Sehingga dampak take time itu kini volume produksi harian melandai dari 530 unit jadi 347 unit kendaraan," lanjut dia.

Baca juga: Tanggapan Daihatsu Soal Dampak Relaksasi Terhadap Penjualan

Ilustrasi aktivitas penjualan Daihatsu di sebuah pusat perbelanjaanIstimewa Ilustrasi aktivitas penjualan Daihatsu di sebuah pusat perbelanjaan

Sebagaimana diketahui, fasilitas produksi ADM terdiri atas lima pabrik, yaitu Sunter Assembly Plant, Sunter Press Plant, Karawang Casting Plant, Karawang Engine Plant, dan Karawang Assembly Plant. Total kapasitas produksi terpasang mencapai 530.000 unit per tahun.

Beberapa model yang diproduksi, antara lain Xenia, Luxio, Terios, dan Gran Max. Selain untuk pasar domestik, produk rakitan Astra Daihatsu juga diekspor dalam jumlah signifikan.

Di sisi lain, Daihatsu telah menjalankan sistem 25 persen kerja dari kantor (WFO) dan 75 persen bekerja dari rumah (WFH). Hal ini sebagai komitmen perusahaan untuk meminimalkan dampak penularan virus corona di area perkantoran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X