Gesits Ajak Pengusaha Lokal Buka Diler di Tiap Daerah

Kompas.com - 16/10/2020, 08:42 WIB
Skuter Listrik Gesits Kompas.com/DonnySkuter Listrik Gesits

JAKARTA, KOMPAS.com - PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) menargetkan pada 2021 diler motor listrik Gesits sudah tersebar di seluruh kota besar di Indonesia.

Direktur Utama WIMA, Samyarto, mengatakan, MIWA membuka kesempatan kepada para penguasaha lokal untuk membuka jaringan pemasaran alias diler Gesits di berbagai daerah Indonesia.

"WIMA berharap pada 2021 diler Gesits sudah menjamur di seluruh kota besar. Oleh karena itu, perseroan siap bekerja sama dengan sejumlah mitra yang kredibel dan handal," tulis Gesits dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Motor Listrik Gesits Buka Flagship Store Baru di Jakarta

WIMA buka flagship store Gesits di Cawang, Jakarta Timur.                   Foto: Istimewa WIMA buka flagship store Gesits di Cawang, Jakarta Timur.

Samyarto memaparkan, untuk menjadi mitra ada empat syarat yang harus dipenuhi, mulai dari izin usaha, jaminan, punya lokasi dan mengerti bidang penjualan khususnya otomotif.

"Persyaratan itu meliputi, pertama, calon mitra memiliki perizinan mendirikan usaha sebagai diler, kedua, calon mitra memiliki jaminan bank guarantee, ketiga, perusahaan dimaksud memiliki lokasi yang strategis," katanya.

"Terakhir, mereka memiliki pengalaman otomotif atau paling tidak bekerja sama dengan tim yang berpengalaman di bidang penjualan dan layanan purnajual otomotif," katanya.

Saat ini WIMA telah bekerjasama dengan 13 perusahaan mitra diler yang tersebar di sejumlah kota.

Baca juga: Skuter Listrik Gesits Bertanda Tangan Jokowi Terjual Rp 2,55 Miliar

WIMA buka flagship store Gesits di Cawang, Jakarta Timur.Foto: Istimewa WIMA buka flagship store Gesits di Cawang, Jakarta Timur.

 

Jaringan tersebut tersebar di Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Banten, Tangerang, Bali, Surabaya, Kediri, Madiun, Yogyakarta, Manado, Samarinda, Berau, Palembang, hingga Sorong.

Bisnis

Secara bisnis, Gesit ditengarai punya peluang yang baik. Disebutkan sejumlah relaksasi sudah disiapkan bagi para pengguna dan calon pengguna motor listrik oleh para pemangku kepentingan.

Terbaru adalah adanya peraturan Bank Indonesia yang memberikan kelonggaran bagi para pembeli kendaraan listrik, yaitu tidak dikenakan uang muka atau down payment (DP) sebesar 0 persen yang berlaku sejak 1 Oktober 2020.

"Jadi ini waktu yang tepat bagi para pengusung produk ramah lingkungan beralih dari motor
berbahan bakar fosil ke motor listrik ramah lingkungan," tulis rilis tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X