Toyota Akui Sulit Capai Target Penjualan di Tengah Pandemi

Kompas.com - 16/10/2020, 09:22 WIB
Sales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSales promotion girl (SPG) berpose di samping mobil dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019). Pameran IIMS 2019 berlangsung hingga 5 Mei 2019 mendatang. Sebanyak 36 merek roda dua dan roda empat ikut memamerkan produk terbarunya di sini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia tak menampik bahwa pencapaian target penjualan mobil di Indonesia tahun ini sulit tercapai, seiring dengan perkembangan pandemi virus corona alias Covid-19.

Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, banyak aspek yang pergerakannya sangat sulit untuk diprediksi dan tak bisa dikontrol secara langsung.

"Seperti kasus positif Covid-19, pertumbuhan ekonomi (GDP), hingga skema kredit (terkait pembiayaan). Jadi rasanya akan sulit untuk mencapai target tahunan," kata dia dalam diskusi virtual, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Penjualan Mobil Bakal Anjlok 41,8 Persen Tahun Ini

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

Sebagaimana diketahui, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah menetapkan target penjualan di 2020 sebanyak 600.000 unit.

Angka tersebut merupakan hasil revisi dari sebelumnya 1,05 juta unit (+5 persen dari 2019) sebelum ada pandemi Covid-19 yang memicu dampak sosial ekonomi di dalam negeri dan seluruh dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Target itu dirancang dengan asumsi Covid-19 di semester II sudah membaik. Tapi rasanya di Oktober kondisi ekonomi belum significantly increase dan kasus positif Covid-19 masih bertambah," ucap Anton.

"Maka, rasanya sulit mencapai angka 600.000 unit. Namun harapan kita market share bisa tetap dipertahankan sebesar 31 persen," lanjutnya.

Baca juga: Resmi, Kijang Innova Facelift Dibanderol Mulai Rp 337 Juta

Ekspor Toyota Vios.TMMIN Ekspor Toyota Vios.

Guna mencapai target perseroan, Toyota pada akhirnya menyiapkan beragam skenario seperti program penjualan, after sales, peluncuran produk, dan sebagainya menyesuaikan kondisi yang ada.

Berdasarkan catatan Gaikindo, penjualan retail pada Januari-September 2020 mencapai 407.830 unit. Realisasi tersebut turun 53,6 persen dibanding periode sama tahun lalu atau sebanyak 759.938 unit.

Sementara pada sisi wholesales, melemah 49,3 persen dari 755.094 unit di Januari-September 2019 menjadi 372.046 unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.