Puig Merasa Bersalah atas Kondisi Marc Marquez

Kompas.com - 15/10/2020, 08:42 WIB
Supervisor Honda Racing Corporation, Alberto Puig. MOTOGP.COMSupervisor Honda Racing Corporation, Alberto Puig.


ARAGON, KOMPAS.com - Manajer tim Repsol Honda Alberto Puig merasa bersalah dengan kondisi Marc Marquez saat ini. Pasalnya, ia menjadi sosok yang mengizinkan Marquez mengikuti balapan di GP Andalusia, Juli 2020, padahal berisiko membuat proses penyembuhan jadi lebih lama.

"Jika kami tahu pelat (penyangga lengan) bisa pecah, kami tidak akan membiarkan Marc mencoba balapan di Jerez (GP Andalusia)," kata Puig mengutip Tuttomotoriweb, Kamis (15/10/2020).

Seperti diketahui, Marc jatuh pada seri perdana MotoGP 2020 sehingga lengannya patah di GP Jerez. Seminggu kemudian, meski baru dioperasi, Marc mencoba ikut balapan di tempat yang sama di GP Andalusia.

Baca juga: Stefan Bradl Kembali Gantikan Marc Marquez di MotoGP Aragon

Marc Marquez Foto: Repsol Honda Marc Marquez

Namun, akhirnya niat itu urung karena tangannya bengkak. Marc kemudian memutuskan untuk fokus pada penyembuhan. Sayang, tak lama kemudian pelat penyambungnya patah dan dia mesti dioperasi lagi.

Penyebab pelat tersebut patah karena sedang membuka jendela. Akan tetapi, ditengarai pelat penyambung itu patah karena sebelumnya sudah menerima tekanan terus-menerus, termasuk saat mencoba balapan.

Padahal, seusai operasi pertama tersebut, Marc mencoba ikut balapan karena memang diizinkan oleh tim serta mendapat restu dari tim dokter.

Baca juga: Jadwal MotoGP Aragon Akhir Pekan ini, Marquez Tetap Absen

Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020HRC Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020

Oleh karena itu, Puig mengatakan, bahkan dokter pun bisa melakukan kesalahan. Puig mengatakan, tim membolehkan dia mencoba balapan di GP Andalusia karena ada persetujuan dari dokter.

“Saya rasa bahkan para dokter pun tidak tahu, Marc hanya mengikuti nasihat dokter bedahnya. Kita semua tahu kemauan dan keberaniannya," katanya.

"Namun, alasan kami tidak menentang dia saat mencoba kembali balapan lagi dengan terburu-buru, hal itu karena kami memiliki jaminan kesehatan,” kata Puig.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X