Penjualan Mobil Bakal Anjlok 41,8 Persen Tahun Ini

Kompas.com - 15/10/2020, 07:02 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksi penjualan mobil tahun ini akan mengalami kontraksi sebesar 41,8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebagai dampak pandemi virus corona alias Covid-19.

Artinya, total angka penjualan mobil tahunan akan berhenti di 610.000 unit saja dari target yang telah dicanangkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) 1,05 juta unit.

"Kita memproyeksikan kira-kira penjualan mobil sampai akhir 2020 akan turun 41,8 persen dari tahun lalu imbas pandemi," kata Senior Research Specialist Mandiri Institute Andre Simangunsong dalam webinar 'Prospek Pemulihan Ekonomi Sektor Industri Otomotif Nasional', Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Kemenperin Masih Menanti Pembebasan Pajak Pembelian Mobil Baru

Ilustrasi penjualan mobilStanly/KompasOtomotif Ilustrasi penjualan mobil

Menurut Andre, penurunan penjualan ini selaras dengan dampak buruk dari ekonomi nasional dan daya beli masyarakat. Pasalnya, realisasi di kuartal II mengalami tekanan berat sampai minus 80 persen (bulanan).

Padahal, sambung dia, di kuartal I penjualan mobil mampu terjual hingga lebih dari 230.000 unit.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, penurunan tidak akan berlangsung lama karena pada kuartal III penjualan mobil mulai membaik dengan perkiraan mencapai 147.000 unit. Kemudian di kuartal IV mendatang, angka ini akan terus mengalami kenaikan hingga 200.000 unit.

Andre meyakini tren positif tersebut akan terus terjaga hingga 2021 dimana angka penjualan mampu tumbuh 38,7 persen dari tahun ini atau setara dengan 843.000 unit.

Penjuaan mobil di semester pertama 2020 secara retail salesKOMPAS.com/Ruly Penjuaan mobil di semester pertama 2020 secara retail sales

"Tapi dengan catatan, kondisi situasi ekonomi masih sama seperti saat ini. Apabila nanti ada intervensi dari pemerintah, bisa saja angka-angka ini berubah," ucapnya.

Sementara di 2022 dan 2023, penjualan mobil akan tumbuh hingga 10,7 persen atau mencapai angka 935.000. Setelahnya baru penjualan tahunan kembali di angka 1 juta unit sebagaimana yang terjadi di 2018.

Data serupa diperoleh PT Danareksa (Persero) saat melakukan survei kecil-kecilan mengenai pembelian mobil baru dan bekas pasca-pandemi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X